Share

LASKAR – Ketua Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Dr. Marthina Tjoa, S.Hut.,M.P  mengatakan, Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Ambon berkomitmen menjaga hutan di Maluku agar tetap hijau.

Hal ini dikatakan Tjoa saat Launching Tahun Kerja 2021 Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Unpatti Ambon, Sabtu (16/1/2021) di Ambon.

Dikatakan, memulai Tahun Kerja 2021 ini, Jurusan Kehutanan mengusung tema Life for Forest & Community atau Berkomitmen menghidupkan hutan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.

Apalagi saat ini hutan mendapat perhatian yang cukup besar akibat berbagai bencana yang muncul seperti kerusakan hingga perubahan iklim.

Tjoa, menjelaskan, pihaknya telah membuat rencana strategis yang tercermin dalam Tri Dharma yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan serta Pengabdian Kepada Masyarakat hingga tahun 2035 nanti.

BACA JUGA:  Ambon Belum Zona Hijau, Karaoke Tetap Tutup

Dari segi pendidikan dan pengajaran kata dia memastikan telah disesuaikan dengan kondisi saat ini selaras dengan kebijakan nasional.

Sementara dari segi penelitian, pihaknya terus lakukan pengembangannya untuk penanganan persoalan-persoalan hutan dan kehutanan masyarakat. Salah satu yang paling menarik dari adalah akan pengelolaan hutan untuk Pulau-pulau kecil sebagaimana karakteristik wilayah di Maluku.

“Ini yang terutama terkait akses masyarakat untuk manfaatkan hasil hutan. Itu kami terus membuat kajian-kajian sehingga diharapkan dari penelitian yang kami lakukan akan ditemukan satu model untuk hutan pulau-pulau kecil di Maluku,”jelasnyanya.

Sedangkan untuk point ketiga dari Tri Dharma yaitu kegiatan pengabdian masyarakat, menurut Tjoa, lebih banyak memberikan penguatan kepada masyarakat untuk pemahaman hutan dan kelestariannya sehingga masyarakat benar-benar merasa juga brtanggungjawab untuk menjaga dan melestarikan hutan.

BACA JUGA:  Briptu Faisal Heluth Tutup Usia, Polresta Ambon Berduka

“Itu yang menjadi rencana pengabdian masyarakat. Selain itu juga kami akan berikan pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan pendapatan kesejahteraan masyarakat misalnya dengan pemanfaatan hasil hutan kayu, kemudian pemasaran hasil-hasil hutan,”ungkapnya.

Tjoa juga mengharapkan adanya campur tangan semua pihak untuk membangun hutan agar hutan jadi lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat. (L02)