AMBON, LaskarMaluku.com – Pemerintah Kota Ambon tengah memperjuangkan bantuan becak listrik bagi para pengayuh becak yang berusia di atas 60 tahun, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelompok rentan yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor informal.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya pada Malam Natal yang di laksanakan oleh Tim Jamahan Kasih yang berlangsung di Pattimura Park, Kota Ambon, Selasa (16/12/2025).

“Bagi abang-abang becak yang sudah berusia di atas 60 tahun, kami sementara berjuang supaya bisa mendapatkan bantuan becak listrik. Kita sudah mendaftarkan agar tidak lagi mengayuh becak kayu, tetapi cukup menggunakan becak listrik,” ujar Wattimena.

Menurut Wali Kota, langkah ini merupakan bentuk penghormatan dan tanggung jawab pemerintah kepada para pengayuh becak yang telah bekerja keras sejak usia muda hingga lanjut usia, demi menghidupi keluarga mereka.

“Mudah-mudahan ini segera direalisasikan, supaya di sisa-sisa kekuatan mereka, kita bisa memberikan dorongan kekuatan baru melalui becak listrik,” tegasnya.

Wattimena menambahkan, upaya tersebut tidak hanya bertujuan meringankan beban fisik para pengayuh becak lansia, tetapi juga untuk meningkatkan keselamatan, kesehatan, serta kesejahteraan mereka.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mendoakan agar para pemimpin dan pihak-pihak yang dipercaya Tuhan senantiasa memiliki hati yang terbuka, serta terus digerakkan untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil.

“Mari kita saling mendoakan, supaya ada orang-orang baik yang tergerak untuk membantu kita semua, terutama mereka yang paling membutuhkan,” tutup Wattimena.

Acara Malam Natal Tim Jamahan Kasih tersebut turut dihadiri para pengayuh becak, penyapu jalan, anak yatim piatu, serta masyarakat kurang mampu, sebagai wujud nyata perayaan Natal yang dimaknai melalui aksi kepedulian sosial. (L06)