AMBON, LaskarMaluku.com – Ada pesan menarik yang disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Indonesia Anindya Bakri dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IX Kadin Maluku, di Ballroom Pasifi Hotel, Ambon, Senin (24/2/2025).
Dirinya mengingatkan agar KADIN dapat mengurangi ketergantungan terhadap anggaran pemerintah.

“Dunia usaha harus lebih aktif dalam memanfaatkan potensi ekonomi daerah, terutama dalam sektor perikanan, investasi, dan pariwisata,”kata Anindya Bakri dalam sambutannya dari Singapura yang dilakukan secara daring.
Dirinya juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
“Maluku memiliki peluang besar dalam industri perikanan yang mendapat perhatian khusus dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selain itu, Menteri Investasi juga mengajak pelaku usaha untuk turut serta dalam berbagai proyek strategis yang sedang dikembangkan pemerintah,”ungkapnya.
Dikatakan, industrialisasi dan investasi harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Maluku karena sektor ini menunjukkan pertumbuhan tertinggi dibandingkan sektor usaha lainnya.
Anindya juga menyampaikan sejumlah program prioritas pemerintah yang dapat didukung dunia usaha, seperti program makanan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh penduduk, serta pembangunan tiga juta rumah untuk masyarakat.
Dirinya berharap program-program ini diharapkan melibatkan lebih banyak mitra usaha, termasuk dari KADIN Maluku, guna memastikan pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu juga calon Ketua Umum KADIN Maluku, Sam Latuconsina, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam proses pemilihannya. Ia berkomitmen menjadikan KADIN Maluku sebagai garda terdepan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan berkontribusi dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045. (L02)