TIAKUR, LaskarMaluku.com – Camat Moa Musa Tetrapoik membuka secara resmi Lokakarya Mini Lintas Sektor UPTD Puskesmas Tiakur Kecamatan Moa, Selasa (21/10/2025). Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Tiakur ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari lintas sektor untuk memperkuat sinergi program kesehatan.
Dalam sambutannya, Musa Tetrapoik menekankan bahwa pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan manusia secara menyeluruh. Menurutnya, upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak.
“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan semata, melainkan memerlukan komitmen dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan di berbagai sektor,” ujar Tetrapoik di hadapan para peserta lokakarya.
Camat Moa menjelaskan, lokakarya mini merupakan wadah strategis untuk koordinasi, komunikasi, dan sinkronisasi program kesehatan antarsektor. Forum ini diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan kesehatan di wilayah Kecamatan Moa sekaligus merumuskan solusi komprehensif dan terpadu.
“Saya mengapresiasi inisiatif UPTD Puskesmas Tiakur yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Tetrapoik.
Ia berharap melalui forum tersebut dapat tercipta sinergi lintas sektor yang kuat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Tiakur.
Camat Moa mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum dengan sebaik-baiknya untuk berbagi informasi, pengalaman, dan berkomitmen bersama membangun masyarakat Moa yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
Ketua Panitia Wendi Matwear dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Puskesmas dan SK Kepala UPTD Puskesmas Tiakur Nomor 400.7/0061/1/2025.
Matwear merinci tiga tujuan utama lokakarya ini: membahas dan memecahkan masalah bersama lintas sektor terkait hambatan yang dihadapi, merumuskan mekanisme rencana kerja lintas sektor untuk triwulan mendatang, dan menggalang komitmen kerja sama guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Peserta pertemuan berasal dari berbagai sektor terkait pembangunan kesehatan, termasuk petugas UPTD Puskesmas Tiakur dan Pustu Kaiwatu. Kegiatan lokakarya mini triwulanan lintas sektor ini dibiayai dari Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun 2025 Puskesmas Tiakur sebesar Rp 17.602.000 untuk satu tahun penyelenggaraan.*(Janes).




