AMBON, LaskarMaluku.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DEPINAS) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Ir. Ali Wongso Sinaga, resmi melantik Rohalim Boy Sangadji (RBS) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DEPIDAR) XIV SOKSI Maluku untuk periode 2024-2029.
Pelantikan yang berlangsung dengan penuh semangat ini diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekjen DEPINAS SOKSI, Ilyas Indra. Pelantikan dilakukan di Ballroom hotel Manise Ambon, Senin (24/2/25).Sore

Dalam sambutannya, Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Ir. Ali Wongso Sinaga, menegaskan komitmen organisasinya untuk mencerdaskan kehidupan rakyat Maluku melalui pendidikan dan pembangunan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya setiap desa di Maluku memiliki sarjana guna mendorong kemajuan daerah.
“Saya berharap tidak ada desa di Maluku yang tidak memiliki sarjana. Anak-anak Maluku harus berpendidikan tinggi sebanyak mungkin, bukan hanya satu orang yang akan mempelopori kemajuan,” ujar Ali Wongso.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, SOKSI memberikan beasiswa berupa diskon 80% bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus pergi ke luar daerah. “Mahasiswa bisa kuliah di Maluku secara online, atau jika ingin pindah ke kota besar seperti Surabaya, Bandung, Jakarta, atau Medan, juga dipersilakan. Hasilnya tetap sama,” tambahnya.
Ali Wongso juga menegaskan bahwa SOKSI hadir bukan hanya sebagai organisasi pekerja, melainkan sebagai kekuatan sosial-politik yang menganut doktrin Karya Kekaryaan. “Karyawan dalam SOKSI bukan sekadar pekerja, tetapi insan yang berkarya. Bekerja adalah untuk hidup, tetapi berkarya adalah untuk kehidupan, yaitu demi bangsa, negara, dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Partai Golkar lahir dengan doktrin Karya Kekaryaan yang berbeda dari partai politik lainnya. “Golkar awalnya bukan partai politik, melainkan kekuatan sosial-politik yang fokus pada pembangunan. Meskipun setelah reformasi 1999 menjadi partai, jati dirinya tidak berubah. Golkar tetap bertujuan membangun negara, bukan sekadar mengejar kekuasaan,” tegasnya.
Ali Wongso juga menyoroti pentingnya konsolidasi organisasi hingga ke 11 kabupaten/kota di Maluku. Ia meminta kader SOKSI untuk memperkuat basis hingga tingkat TPS guna memenangkan Partai Golkar pada Pemilu 2029.
Dalam konteks pembangunan, ia optimistis dengan kepemimpinan Rohalim Boy Sangadji sebagai Ketua DEPIDAR XIV SOKSI Maluku. “Saya percaya Bung Boy dan timnya akan membawa SOKSI Maluku lebih maju dan berkembang. Maluku memiliki potensi luar biasa, dan kita harus membangunnya bersama,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, James Timisela, menegaskan peran strategis Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dalam membangun dan memperkuat Partai Golkar. Sebagai organisasi sayap, SOKSI memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan membesarkan partai, khususnya di Maluku.
“SOKSI didirikan pada 20 Mei 1960 oleh Suhardiman dari TNI Angkatan Darat. Sejak itu, SOKSI telah memberikan kontribusi besar, tidak hanya bagi Partai Golkar tetapi juga untuk bangsa dan negara,” ujar Timisela.
Menurutnya, organisasi sayap seperti SOKSI berperan sebagai penyempurna gerakan politik sebuah partai. Jika partai politik diibaratkan sebagai badan, maka organisasi sayap adalah sayap yang memungkinkan partai untuk terbang lebih tinggi dan menjangkau segmen yang tidak bisa dijangkau oleh struktur partai secara langsung.
“Kami menaruh harapan besar kepada Ketua SOKSI Maluku yang baru dilantik, agar dengan kemampuannya, ia bisa menjadikan SOKSI sebagai kekuatan baru yang memberikan energi segar bagi Partai Golkar,” tambahnya.
Timisela juga menekankan pentingnya soliditas internal dan kerja sama antarpengurus. “Keberhasilan organisasi tidak hanya bergantung pada ketua, tetapi juga pada semua pengurus yang telah dilantik. Motivasi yang kuat akan menjadi pendorong utama dalam menjalankan tanggung jawab membesarkan SOKSI dan Golkar di Maluku,” katanya.
Menatap Pemilu 2029, ia berharap seluruh elemen SOKSI, DPD Golkar, serta ormas-ormas terkait bisa bersinergi untuk kembali merebut kemenangan. “Kita harus meninggalkan ego pribadi dan kelompok yang bisa menyebabkan perpecahan. Dengan hati yang tulus, mari kita bersama-sama membangun SOKSI dan Partai Golkar di Maluku,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu juga, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DEPIDAR) XIV Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Maluku periode 2024-2029, Rohalim Sangadji, menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi melalui agenda-agenda besar di Maluku. Salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah konsolidasi SOKSI ke seluruh kabupaten/kota.
“Konsolidasi ini sangat penting untuk memperkuat internal organisasi menuju kejayaan SOKSI dan Golkar di Indonesia,” ujar Rohalim dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa soliditas dan sinergitas pengurus menjadi kunci utama dalam membuktikan bahwa SOKSI dapat tumbuh besar dan maju di Maluku. Dengan demikian, organisasi ini diharapkan mampu menjadi motor kemenangan dalam berbagai kontestasi politik ke depan.
“Kegiatan seperti ini akan terus berjalan hingga kita benar-benar bisa mencapai apa yang kita cita-citakan,” tambahnya.
Dengan strategi penguatan organisasi yang matang, Rohalim optimistis bahwa SOKSI dapat menjadi kekuatan politik yang solid, sekaligus mendukung Partai Golkar dalam meraih kemenangan di Maluku(L06).