AMBON, LaskarMaluku.com – Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi, Dr. Ruslan H. S. Tawari, S.Pi., M.Si mengemukakan beberapa alasan dibalik Universitas Pattimura melakukan hubungan kerjasama dengan Politeknik Negeri Balikpapan, lantaran politeknik ini memiliki pengalaman dan manajemen pengelolaan pendidikan vokasi yang telah terbangun kuat melalui kolaborasi dengan industri.

Selain itu, Politeknik Negeri Balikpapan memiliki jejaring industri yang luas, khususnya pada sektor energi, perminyakan, geologi, serta industri pengolahan di wilayah Kalimantan.

Universitas Pattimura sejauh ini berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui perluasan jejaring kemitraan, baik dengan institusi vokasional maupun pihak industri.

Calon guru besar ini menekankan bahwa kolaborasi ini penting untuk mendukung pembukaan program studi baru, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta penguatan implementasi pendidikan berbasis praktik.
Universitas Pattimura juga mendorong hadirnya kerja sama yang lebih konkret, termasuk peluang pertukaran pengetahuan, riset terapan, hingga pengembangan program internasional melalui International Office.

Lebih lanjut dijelaskan melalui kerja sama ini, mahasiswa Unpatti dari berbagai program studi seperti Geologi, Perminyakan, Teknik Kimia, hingga Pertanian, berpotensi mendapatkan kesempatan magang dan praktik industri melalui koneksi Politeknik Negeri Balikpapan.

“Melalui kerjasama ini, Unpatti berharap dapat memperkuat kapasitas vokasi, meningkatkan kompetensi mahasiswa, serta memperluas akses kemitraan industri yang berdampak langsung pada kualitas lulusan dan relevansi pendidikan tinggi di Kawasan Timur Indonesia, “kata Dr Ruslan saat berbicara mewakili Rektor Universitas Pattimura.

Kerjasama sama Universitas Pattimura bersama Politeknik Negeri Balikpapan dilakukan dalam sebuah nota kesepahaman bersama atau Penandatanganan Memorandum of Understanding ( MoU ) pada Jumat, (21/11/2025) bertempat di ruang kerja Rektor Universitas Pattimura.

Nota Kesepahaman atau MOU yang ditandatangani tersebut, bertujuan untuk menyepakati kerjasama di bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, serta bidang lain yang akan dijalankan diwaktu yang akan datang.

Dikesempatan yang sama Direktur Politeknik Negeri Balikpapan Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T dalam acara tersebut mengatakan menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pattimura atas kesempatan untuk memperluas kerja sama akademik yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kawasan Timur Indonesia.

Dalam kunjungan resmi ke Universitas Pattimura, beliau menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pendidikan vokasi, khususnya pada bidang kemaritiman, perminyakan, serta pengembangan program vokasional yang tengah disiapkan Unpatti.

Dr. Emil menjelaskan bahwa Politeknik Negeri Balikpapan hadir untuk memperkuat kerja sama dalam dua aspek utama, yakni penguatan riset berbasis kemaritiman dan pemanfaatan jejaring industri untuk mendukung magang dan praktik kerja mahasiswa. Dengan dukungan dosen-dosen yang memiliki kompetensi di bidang oseanografi, Politeknik Negeri Balikpapan siap berkolaborasi dengan Unpatti dalam penelitian arus laut, internal wave, dan dinamika perairan di kawasan kepulauan.

Selain aspek riset, kerja sama ini juga mencakup dukungan terhadap pembukaan tiga program studi vokasi baru di Universitas Pattimura. Politeknik Negeri Balikpapan berkomitmen mendampingi Unpatti dalam memahami tata kelola, manajemen, dan operasional sekolah vokasi, sehingga proses pengembangan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dr. Emil berharap kolaborasi ini tidak hanya memperkuat hubungan kedua institusi, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan pendidikan, penelitian, dan pengembangan SDM yang kompetitif di Indonesia Timur.

Pendidikan vokasi adalah jenjang pendidikan tinggi yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang diperlukan dalam dunia kerja.”

Program pendidikan ini banyak diminati di Indonesia karena fokusnya pada keterampilan praktis dan persiapan kerja mahasiswa.

Apa Itu Pendidikan Vokasi?

Pendidikan vokasi yang juga dikenal sebagai Diploma adalah program pendidikan tinggi dengan fokus pengembangan keahlian terapan yang lebih banyak praktik kerja dibandingkan teori.

Program pendidikan ini pada umumnya tersedia dalam berbagai jenjang, mulai dari diploma (D1, D2, D3) hingga sarjana terapan. (L05).

uslan H. S. Tawari, S.Pi., M.Si mewakili rektor bersama Direktur Politeknik Negeri Balikpapan Dr. Emil Azmanajaya, S.T., M.T melakukan penandatanganan dan disaksikan oleh seluruh staf dari kedua lembaga tersebut dan ditutup dengan sesi foto bersama.(L05)