AMBON, LaskarMaluku.com – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kota Ambon dikolaborasikan dengan perayaan Hari Raja, yang dipusatkan di Negeri Rutong Kecamatan eitimur Selatan Kota Ambon, Sabtu (28/6/2026).
Negeri Rutong dipilih untuk menyelaraskan upaya pelestarian adat istiadat dengan gerakan menjaga kebersihan lingkungan di tingkat negeri.
Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, kepada wartawan di Rutong menegaskan pengelolaan sampah di Ambon harus segera beranjak dari sistem manual “tampung-angkat-buang”.
Sebagai solusinya, Pemkot Ambon berkomitmen membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang berbasis teknologi tinggi pada tahun ini.
Disela-sela kegiatan, orang nomor atu di Kota Ambon ini menjelaskan, Pemkot Ambon akan menggunakan teknologi Material Recovery Facility (MRF) dan Refuse Derived Fuel (RDF). Dengan teknologi ini, sampah tidak lagi hanya ditumpuk, tetapi dikelola secara modern agar memiliki nilai guna.
Langkah ini diambil untuk memperkuat kapasitas pemerintah dalam menangani volume sampah kota. Bodewin menegaskan bahwa penggunaan teknologi adalah harga mati jika ingin Ambon benar-benar bebas dari masalah sampah secara berkelanjutan.
Diketahui, MRF (Material Recovery Facility) adalah pusat pemilahan sampah modern di mana sampah yang masuk dipisahkan secara otomatis maupun manual berdasarkan jenisnya, seperti plastik, kertas, logam, dan kaca.
Tujuannya adalah untuk “menyelamatkan” barang-barang yang masih punya nilai jual agar bisa didaur ulang kembali menjadi bahan baku industri. Jadi, alurnya bukan lagi sekadar menumpuk sampah di TPA, melainkan memilah mana yang bisa jadi duit dan mana yang benar-benar sisa.
Sedangkan RDF (Refuse Derived Fuel) adalah teknologi yang mengolah sampah sisa (yang sudah tidak bisa didaur ulang di MRF) menjadi bahan bakar alternatif. Sampah tersebut dikeringkan, dicacah, dan dibentuk menjadi briket atau pelet yang memiliki nilai kalor tinggi.
Hasil akhirnya biasanya digunakan sebagai pengganti batu bara di pabrik semen atau pembangkit listrik. Dengan gabungan MRF dan RDF, volume sampah yang berakhir di TPA Ambon bisa berkurang drastis karena hampir semuanya diputar kembali menjadi sumber daya. (*/L02)
