AMBON, LaskarMaluku.com – Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memajukan kebudayaan. Komunitas dan kelompok masyarakat disebutnya sebagai ujung tombak pelestarian seni yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan pengukuhan Sanggar Seni Tamariska, Kamis (19/2).Malam
Menurutnya, kehadiran sanggar seni bukan sekadar wadah ekspresi, tetapi bagian dari strategi membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat identitas daerah.
Wattimena mengingatkan bahwa Ambon telah mendapat pengakuan dunia melalui UNESCO Creative Cities Network untuk kategori musik. Status tersebut, kata dia, bukan hanya simbol prestise, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Pengakuan ini bukan sekadar kebanggaan. Ini adalah amanah untuk menjaga, mengembangkan, dan mewariskan budaya kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Ia menekankan, pembangunan sektor pariwisata tidak cukup bertumpu pada keindahan alam semata. Pantai dan gunung memang menjadi daya tarik, namun kekuatan utama Ambon terletak pada identitas seni dan budayanya.
“Daerah lain punya pantai, punya gunung. Tapi tidak semua punya identitas budaya seperti Ambon,” tegasnya.
Lebih jauh, Wattimena menyoroti pentingnya sanggar sebagai ruang pembinaan generasi muda. Aktivitas seni diyakini mampu menjadi benteng dari berbagai ancaman sosial seperti narkoba, minuman keras, tawuran, hingga balap liar yang kerap melibatkan remaja.
Karena itu, Pemerintah Kota Ambon mendorong setiap desa dan kelurahan membentuk minimal satu sanggar seni budaya. Tamariska menjadi sanggar kedua yang dikukuhkan secara resmi dalam periode kepemimpinan saat ini.
Ia berharap Sanggar Tamariska tidak hanya aktif menggelar latihan rutin, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang terampil di bidang musik, tari, dan seni pertunjukan lainnya.Dengan demikian, budaya Ambon tetap hidup dan berkembang, sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata serta ekonomi kreatif kota.(06)



