AMBON, LaskarMaluku.com – Penasehat Rohani Wanita Katolik RI Dewan Pengurus Daerah (DPD) Maluku – Maluku Utara, RP Carol Jamrevav meminta Wanita Katolik RI khususnya di Kota Ambon dan Maluku – Maluku Utara pada umumnya untuk meneladani semangat Pahlawan Perempuan Maluku, Martha Christina Tiahahu, yang dalam usia muda berani berjuang dengan hati nurani membangun bangsa dan Negara.

“Martha Christina Tiahahu merupakan perempuan hebat asal Maluku yang dengan segala spirit perjuangan kemerdekaan, spirit maju membangun Bangsa dan Negara, spirit maju mempertahankan kemerdekaan Bangsa dan Negara, berjuang dengan sangat luar biasa melakukan segala hal bahkan berkorban menyerahkan nyawanya dibunuh untuk kita sekalian. Ini yang harus kita teladani,”kata Pastor Carol dalam sambutannya pada perayaan Natal Wanita Katolik RI se-Kota Ambon yang dilaksanakan di Kediaman Walikota Ambon – Karpan, Jumat (2/1/2026).

Perayaan Natal WKRI se-Kota Ambon bertepatan dengan peringatan hari Martha Christina Tiahahu yang ke-208 tanggal 2 Januari 2026.

LaskarMaluku

Untuk diketahui, setiap tahunnya pada tanggal 2 Januari, dirayakan hari Martha Christina Tiahahu bertepatan dengan tanggal wafatnya beliau pada tahun 1818. ia adalah simbol keberanian dan semangat juang yang tak kenal lelah demi kebebasan bangsanya.

Dalam sambutannya Pastor Carol mengingatkan kita pada sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air.

“Secara rohani kita meneladani spirit dari Bunda Maria dan Yesus Kristus yang adalah Allah yang duduk bertahta ditempat yang Maha Tinggi, mau rendah hati turun seperti manusia. Ini spirit sorgawi yang harus kita ikuti. Sementara ditenngah dunia ini Martha Christina Tiahahu harus menjadi contoh dan teladan bagi kita, agar kita maju tanpa melihat kebelakang. Jadikan masa lalu sebagai titik evaluasi untuk melangkah kedepan,”ungkap Pastor.

Lantaran itu, Pastor Carol Jamrevav mengajak WKRI agar dengan spirit Martha Christina Tiahahu, kita semua dapat bergandengan tangan bersama, kita berdiri diatas bara-bara luka hati kita masing-masing yang sering memecah belah kita, untuk mengikatsatukan, merajut tali kebersamaan bersama pemerintah kota, bersama Ketua TP PKK Kota Ambon, kita buat sesuatu, buat hari ini. Mari kita buat sesuatu yang penting untuk kota ini.

“Kota ini tempat tinggal kita semua tinggal, ada 8 cabang WKRI dan DPD, yang menjadi simbol dari WKRI di Maluku dan Maluku Utara. Kita mulai dari sini, kita bergerak bersama membuat gerakan terpadu bersama pemerintah, jalankan program-program pemerintah yang hebat ini. Agar kota kita maju,”tutup Pastor. (L02)