DOBO, LaskarMaluku.com – Pembangunan jembatan penghubung di Dusun Marbali Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru merupakan bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati di tahun pertama bertugas.

Ini bertujuan untuk mempercepat akselerasi pertumbuhan infrastruktur agar aktivitas masyarakat tidak terhambat.

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Aru, M.G.Rumra kepada pers, di Dusun Marbali Minggu (25/1/2026).

“Jadi jembatan penghubung Dusun Marbali merupakan bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati ditahun pertama kepemimpinan, dimana mencakup Aru Maju, Aru Mandiri, Aru Harmonis dan Aru Mendunia,”jelas Rumra seraya menambahkan, Pak Bupati saat ini sangat konsern pada infrastuktur yang berada pada misi Aru Maju, sehingga dari segi infrastruktur harus diperbaiki dan dimaksimalkan.

Menurutnya, jembatan penghubung di Dusun Marbali ini menjadi prioritas, apalagi ini merupakan kawasan padat penduduk.

Oleh sebab itu, Rumra mengatakan jika pihaknya menyesuaikan dengan kebijakan Bupati untuk mempercepat akselerisasi pertumbuhan infrastruktur untuk mendukung aktivitas  masyarakat di ruas jalan tugu Cendrawasih Dobo hingga Dusun Marbali.

Apalagi, sambung Rumra, di Dusun Marbali ada kawasan industry sehingga akses masuk keluar kendaraan untuk membawa hasil produk sangat tinggi.

“Ini yang membuat kita gerak cepat mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati sehingga apa yang menjadi kebutuhan  masyarakat dapat terpenuhi guna meningkatkan Kabupaten Kepulauan Aru khususnya di Kota Dobo

Rumra juga menjelaskan pekerjaan fisiknya menelan biaya sebesar Rp 400 juta. “Jadi sesuai kondisi dan data lapangan maka penggunaannya menggunakan Box Culvert, dimana komponen saluran air berbentuk kotak atau persegi yang terbuat dari beton bertulang, umumnya menggunakan sistem pracetak (precast).

Untuk diketahui, struktur ini sering digunakan sebagai gorong-gorong bawah tanah untuk drainase, jembatan terowongan, atau saluran limbah, yang dirancang mampu menahan beban lalu lintas berat di atasnya dan tidak membutuhkan waktu lama.

“Kendaraan roda dua dan roda empat sudah mulai memanfaatkan jembatan penghubung tersebut. Sedangkan untuk selesainya pekerjaan akan disesuaikan dengan kontrak,”tutup Rumra. (L02)