AMBON, LaskarMaluku.com – Jumlah kunjungan wisata ke Kota Ambon sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan sebesar 8,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian positif ini mencerminkan semakin kuatnya posisi Ambon sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan timur Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Christian Tukloy, S.Pi., kepada media di Kantor Wali Kota Ambon, Selasa (27/1/2026).

Christian menjelaskan, total kunjungan wisatawan tahun 2025 terdiri dari 93.418 wisatawan domestik, atau meningkat 5,9 persen, serta 8.821 wisatawan mancanegara yang melonjak tajam hingga 54,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan bahwa Ambon semakin diminati, bukan hanya oleh wisatawan nusantara, tetapi juga oleh wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor strategis, antara lain daya tarik destinasi wisata yang dimiliki Kota Ambon serta kawasan lain di Provinsi Maluku, seperti Banda, Ora Beach, dan destinasi unggulan di Maluku Tenggara yang turut menjadi satu paket perjalanan wisata.

Selain destinasi alam, atraksi wisata berbasis event yang rutin digelar di Kota Ambon juga menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.

“Event-event pariwisata yang kita kembangkan berbasis budaya dan musik menjadi daya tarik kuat. Ambon dikenal sebagai Kota Musik Dunia, ini menjadi nilai tambah yang besar,” jelas Christian.

Ia menambahkan, faktor aksesibilitas juga berperan penting dalam mendorong peningkatan kunjungan wisata, khususnya transportasi udara. Meskipun biaya transportasi masih tergolong tinggi, kemudahan akses dinilai memberi kontribusi signifikan.

“Wisatawan Eropa yang ingin ke Ambon saat ini hanya membutuhkan waktu transit sekitar dua hingga tiga jam di Jakarta, lalu bisa langsung terbang ke Ambon tanpa harus menginap. Ini sangat membantu,” ungkapnya.

Christian berharap, tren positif ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, seiring dengan upaya penguatan promosi, peningkatan kualitas destinasi, serta kolaborasi lintas sektor.

“Harapan kita, peningkatan kunjungan wisatawan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon,” pungkasnya.(L06)