AMBON, LaskarMaluku.com – Badan Urusan Logistik (Bulog) Maluku, telah menyiapkan ketersediaan ketahanan stok Bahan Pokok selama Ramadan hingga Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Paskah di jamin aman.
Dan kesediaan pasokan kepada pengecer-pengecer juga telah dilaksanakan oleh Bulog sehingga masyarakat tidak mengalami kendala.
Hal itu disampaikan, Manajer SCPP Bulog Maluku, Abdul Asis, kepada wartawan, usai melakukan rapat bersama DPRD Maluku, guna membahas Ketersediaan Stok Bahan Pokok, yang berlangsung di lantai 2 ruang paripurna DPRD Maluku, Kamis (5/3/2026).
Menurut Abdul Asis, menjelang Ramadan stok beras yang tersedia yakni beras medium sebanyak 10.872 ton. Sedangkan untuk beras premium ada 605 ton dengan persediaan selama 4 bulan kedepan.
“Jadi untuk hari Raya Idul Fitri, Nyepi dan hari Raya Paskah stok beras aman,” ujar Asis.
Sementara minyak goreng, sambung Asis, pihaknya mempunyai stok 74.000 liter, gula 74 ton. Sedangkan untuk minyak goreng kami ada 306.000 liter
“Untuk menjaga pasokan tetap lancar, kami tetap melayani ke seluruh pengecer untuk beras SPP dan minyak goreng, sehingga diharapkan seluruh masyarakat yang mau belanja kebutuhan pokok, terutama beras dan minyak goreng itu tidak terkendala,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, setiap minggu selama tiga kali juga pihaknya turun bersama dengan tim Saber untuk mengecek masalah ketersediaan dan harga-harga pokok.
“Dan selama peninjauan kami memang kalau untuk harga khususnya harga beras medium. Yang SPP itu selama ini diperjual balikan di angka 65.000 per 5 sak. Atau dalam 1 pack, Itu artinya masih di bawah harga head,” pungkasnya.
Menurutnya, minyak goreng juga demikian. Kita yang dari Bulog itu dijual dari harga 15.700 atau 31.400 per 2 liternya, Nah stok kita sudah siap semua.
“Kami juga berharap kebutuhan masyarakat bias terpenuhi dalam mengharapi hari-hari besar keagamaan,”harapnya seraya menambahkan, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota juga melaksanakan gerakan Pasar Murah.
“Kita juga aktif ikut mendukung, sebab kita jual komoditi-komoditi beras di sana dengan harga yang terjangkau, dengan harga Rp 60.000 per 5 kg,”jelasnya. (L04)
