AMBON, LaskarMaluku.com – Ketua Panitia Pengangkatan Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Agus Lopuhaa S.Si. M.Th memastikan Bulan April 2026 sudah dilaksanakan pemilihan Direktur Polnam yang baru, mengingat masa jabatan Direktur Dedy Mairuhu akan mengakhiri masa jabatannya pada tanggal 7 Juni 2026.

Lantaran itu, saat ini panitia sementara melakukan komunikasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi agar proses pelaksanaan pemilihan Direktur Polnam dapat terlaksana pada Bulan April.

Demikian dijelaskan Lopuhaa kepada media ini melalui pesan singkat whatsApp, Selasa (24/3/2026).

“Kami sudah melakukan komunikasi dan masih menunggu konfirmasi terakhir dari Kementerian dan rencananya Bulan April sudah dilakukan pemilihan,”tulis Lopuhaa dalam pesannya.

Sebelumnya, Agus Lopuhaa berharap sebelum tanggal berakhir masa kepemimpinan Dady Mairuhu pada tanggal 7 Juni 2026 mendatang, sudah ada Direktur Politeknik Negeri Ambon yang baru.

“Jadi kita berharap sebelum tanggal 7 Juni 2026 itu, sudah ada direktur terpilih. Dan biasanya kita diberi waktu satu bulan, “ujar Agus Lopuhaa.

Untuk diketahui, Politeknik Negeri Ambon (Polnam) menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka penyampaian Visi, Misi dan Program Kerja 5 Bakal Calon Direktur periode 2026-2030 di Ruang Rapat Teknik Sipil Polnam, Senin (9/2/2026) lalu.

Rangkaian kegiatan penyaringan diawali dengan pembukaan sidang terbuka oleh pimpinan sidang terkait penyampaian visi misi dan program kerja bakal Calon Direktur pada pukul 09.00 WIT dan dilanjutkan dengan proses pemilihan oleh 31 anggota senat pada pukul 13.00 WIT dan disiarkan secara langsung pada canal youtube Politeknik Negeri Ambon sehingga bisa diakses oleh public.

Dari proses pemilihan 5 bakal calon memperoleh hasil :

  1. Alphin Stephanus,S.T, M.Eng, M.T ( 2 suara)
  2. Dr Pieter Lourens Frans,S.T, M.T (7 Suara)
  3. Marceau Armstrong Fillex Haurissa,S.T, M.Eng (15 suara)
  4. Alexander Andria Patty, S.T, M.T (2 suara)
  5. Noce Novi Tetelepta,S.T, M.T (5 suara)

Dengan demikian tiga bakal calon dengan perolehan suara terbanyak diantaranya :

  1. Marceau Armstrong Fillex Haurissa,S.T, M.Eng,
  2. Dr Pieter Lourebs Frans,S.T, M.T
  3. Noce Novi Tetelepta, S.T, M.T

Ketiganya ditetapkan sebagai Calon Direktur yang memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk dipilih menjadi Direktur Politeknik Negeri Ambon periode 2026-2030.

Selanjutnya ketiga Calon Direktur tersebut akan diusulkan ke Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi.

Lopuhaa menjelaskan, di Kementrian masih ada proses penyaringan dalam kaitan dengan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), penilaian visi misi Calon Direktur, VT (virtual trading) dan transaksi lainnya yang berkaitan dengan PPATK, berdasarkan peraturan Menteri

“Mereka bertiga ini dipilih oleh 31 anggota Senat. Jadi semua proses hari ini sudah selesai, selanjutnya Kementrian akan menentukan kapan dilaksanakan proses pemilihan calon Direktur menjadi Direktur Polnam periode 2026 – 2030,”ungkap Agus Lopuhaa kala itu.

Dirinya menjelaskan, Pemilihan Calon Direktur (Tahap Akhir) akan dilakukan oleh Menteri (atau kuasanya) bersama anggota Senat dalam rapat tertutup.

“Komposisi suara: 35% suara Menteri dan 65% suara Senat dan metode yang digunakan musyawarah mufakat atau voting (one man one vote),”jelasnya seraya menambahkan, jika suara tertinggi seimbang, dilakukan pemungutan suara putaran kedua, atau keputusan diambil oleh menteri.

Yang pasti, kata Agus, masing-masing calon mempunyai peluang yang sama, sehingga perlu dilakukan pendekatan serta komunikasi intensif disamping pemaparan visi dan misi, penguatan manajemen dan terobosan-terobosan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Politeknik Negeri Ambon. (L05)