AMBON, LaskarMaluku.com – Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menyelenggarakan Rapat Terbuka Luar Biasa Senat dalam rangka Wisuda Sarjana, Profesi, dan Magister Periode Januari 2026, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya wisuda Unpatti digelar pada bulan Januari.
Dalam wisuda tersebut, Unpatti meluluskan 1.430 wisudawan, yang terdiri atas 998 lulusan sarjana, 78 lulusan magister, serta sekitar 340 lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), termasuk lulusan dari PSDKU Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Ketua Senat Unpatti, Prof. Salmon Nirahua, dalam sambutan terakhirnya sebelum memasuki masa purna bakti April 2026, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh wisudawan, orang tua, dosen, serta tenaga kependidikan. Ia menegaskan bahwa capaian hari ini bukan hanya milik wisudawan, tetapi juga buah dari dukungan keluarga dan seluruh civitas akademika.
Pada wisuda kali ini, kata Nirahua, Unpatti mencatat 38 wisudawan berpredikat cumlaude, terdiri dari 7 lulusan sarjana strata satuvl (S1) dan 31 lulusan magister.
Suasana haru turut menyelimuti prosesi wisuda dengan adanya satu wisudawan yang telah meninggal dunia, almarhumah Nova Giant Samol, lulusan S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kedua orang tua almarhumah hadir mewakili putrinya dalam prosesi wisuda.
Rektor Unpatti, Prof. Freddy Leiwakabessy, menyampaikan bahwa mulai tahun 2026 Unpatti merencanakan empat kali wisuda dalam setahun, yakni Januari, April, Juli bertepatan dengan Dies Natalis, serta Oktober.
Kebijakan ini sejalan dengan jumlah mahasiswa aktif Unpatti yang mencapai sekitar 34.000 orang.
Rektor menjelaskan bahwa Unpatti terus berbenah menuju visi “Unpatti Unggul, Bersinar Menuju World Class University” melalui peningkatan akreditasi unggul dan internasional, penguatan riset berdampak, serta kolaborasi strategis.
Saat ini Unpatti telah memiliki 15 program studi berakreditasi unggul dan lima program studi dalam proses akreditasi internasional, serta total 115 program studi aktif.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku dalam sambutannya menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pencetak sumber daya manusia sekaligus penggerak ekonomi dan penjaga perdamaian di Maluku.
Ia menyebutkan keberadaan puluhan ribu mahasiswa turut menciptakan perputaran ekonomi ratusan miliar rupiah setiap tahun.
Kepada para wisudawan, pimpinan Unpatti dan pemerintah daerah berpesan agar ilmu yang diperoleh digunakan untuk memberi manfaat bagi masyarakat, menjaga integritas, serta terus belajar menghadapi tantangan era digital.
Wisuda Januari 2026 ini diharapkan menjadi tonggak penguatan peran Unpatti bagi pembangunan Maluku Indonesia. (L05)
