JAKARTA, LaskarMaluku.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menunjuk Muhammad Reza Bahawerez dan Muhammad Husein Tuharea sebagai Ketua Wilayah dan Sekertaris Wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Maluku, sebagai Pelaksana Tugas (PLT) menggantikan Aziz Hentihu dan Rovik Afifudin.
Selain PLT ketua dan sekertaris, DPP PPP juga menunjuk Hartini Wamnebo, anggota DPRD asal kabupaten Buru, sebagai Bendahara menggantikan Noval A Karim.

Penunjukan PLT ketua, sekertaris dan bendahara DPW PPP Maluku ini, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP PPP nomor 0056/SK/DPP/W/II/2026 yang di tandatangani Ketua Umum DPP PPP Muhammad Mardiono dan Wasekjend Jabbar Idris.

Dalam diktum SK DPP PPP itu, Aziz Hentihu dan Rovik Afifudin serta Noval A Karim, dinilai tidak mentaati AD/ART serta keputusan keputusan partai yang telah ditetapkan secara sah pada Forum Muktamar PPP di Jakarta 28 September 2025 lalu.

Aziz, Rovik dan Noval, tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai ketua, sekertaris dan bendahara DPW PPP Maluku, pasca Muktamar.

Ketiganya tidak melaksanakan instruksi untuk menyelenggarakan Muswil PPP di Maluku. “Sesuai amanat dan aturan organisasi, tiga (3) bulan pasca Muktamar PPP, serta surat instruksi DPP terkait pelaksanaan Muswil, seharusnya DPW PPP Maluku, sudah melakukan Muswil sesuai surat instruksi yang dikirimkan DPP, tetapi semua itu tidak di jalankan Aziz dan Rovik hingga hari ini” ungkap Ketua Umum DPP PPP Mardiono.

Ia menjelaskan, DPP PPP melalui rapat harian pengurus DPP, telah memberikan batas waktu kepada DPW-DPW se Indonesia termasuk DPW PPP Maluku, untuk segera menyelenggarakan Muswil. Namun hingga batas waktu yang di tentukan pada tanggal 6 Januari 2026, Aziz, Rovik dan Noval, tidak melaksanakan instruksi tersebut.

Menurut Mardiono, kepemimpinan DPW PPP Maluku di bawah komando Aziz dan Rovik dianggap gagal, sehingga DPP PPP merasa perlu mengangkat atau menunjuk PLT ketua, sekertaris dan bendahara DPW PPP Maluku.

ini dimaksudkan, untuk menjaga eksistensi partai dan roda organisasi. apalagi, tambahnya, minimnya aktifitas DPW PPP Maluku yang nyaris tidak berjalan pasca Muktamar.

Mardiono menjelaskan, penunjukan PLT ketua, sekertaris dan bendahara ini, bertujuan utk mengaktifkan kembali aktifitas organisasi, sekaligus bekerja menyiapkan pelaksanaan Muswil DPW PPP Maluku.

Sementara itu, Reza Bahawerez yang di hubungi via selulernya mengatakan, sebagai kader PPP, dirinya siap menjalankan tugas yang dititipkan kepadanya. Apalagi, penunjukan itu datang dari ketua Umum partai “Sebagai kader, saya siap bekerja. dan Setelah Mukernas hari ini di Makassar, kita akan marathon, melakukan konsolidasi internal, menyiapkan infrastruktur partai mulai dari DPC ADI 10 kabupaten kota di Maluku, serta para pengurus di tingkat PAC, untuk persiapan penyelenggaraan Muswil DPW PPP” tandas Bahawerez.

Menurutnya, instruksi ketua umum DPP PPP harus segera di tindak lanjuti setelah Mukernas PPP di Makassar. ” sebagai kader, saya harus taat perintah, apalagi dalam semangat utk tetap menjaga gairah organisasi. Untuk itu saya mengajak semua pengurus mulai dari PH DPW, DPC, PAC dan ranting, serta seluruh anggota legislatif dari PPP untuk sama sama kita menyukseskan Muswil DPW PPP Maluku, sesuai amanat DPP PPP ” tandasnya.

Sebagai tambahan informasi, penyerahan SK penunjukan PLT ketua, sekertaris dan bendahara ini sendiri, dilakukan secara langsung oleh ketua umum DPP PPP Mardiono, di sela-sela kegiatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP, yang berlangsung di Makassar (11/02/2026). (L02)