AMBON, LaskarMaluku.com – Dalam Rangakaian HUT PDIP ke-53 dan  Hari Ulang Tahun Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarno Putri Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDIP Provinsi Maluku secara serentak bersama 11 DPC PDIP Kabupaten dan Kota bersamaan melakukan penanaman 1.100 pohon, sementara untuk DPD PDIP Maluku dipusatkan di Kopertis, Sabtu (14/2/2026).

Penanaman pohon yang dinamakan gerakan politik hijau atau aksi rawat Pertiwi itu dibuka Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku, Benhur George Watubun yang dihadiri fungsionaris DPD PDIP Provinsi Maluku, DPC PDIP Kota Ambon dan PAC PDIP Kecamatan Sirimau.

Pada kesempatan itu,  BGW menegaskan, aksi Rawat Pertiwi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pertanggung jawaban politik kepada rakyat dan lingkungan.

“Kita hari ini melaksanakan satu kegiatan yang sederhana namun berpengaruh luas. Hari ini di Provinsi Maluku PDI Perjuangan melaksanakan secara keseluruhan melaksanakan penanaman 1.100 Pohon di seluruh Kabupaten Kota sebagai bentuk pertanggung jawaban kita kepada Rakyat,” tandas Benhur.

Watubun mengingatkan gerakan ini merupakan refleksi dari semangat Merawat Pertiwi yang bermakna menjaga bumi demi keberlanjutan kehidupan masyarakat dan ekosistim didalamnya.

“Merawat Pertiwi itu artinya kita telah menjaga bumi supaya keberlangsungan dunia ini tetap berlanjut, kita bisa mencegah banjir, kita cegah bencana, yang berlebihan karena, Bumi ini pada bagian-bagian tertentu di rusaki oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,”tegasnya seraya menyinggung adanya kemungkinan praktik-praktik kotor yang merusak lingkungan, termasuk kebijakan yang dinilai tidak tepat dalam pemberian izin.

Untuk itu, momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan dan Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum Megawati Soekarnoputri harus dimaknai sebagai penguatan komitmen politik hijau dan kedaulatan rakyat.

”PDI Perjuangan menegaskan untuk mendukung kedaulatan Rakyat dan menjunjung tinggi politik hijau sebagai bentuk pertanggung jawaban kita sebagai rakyat dan masyarakat,”bebernya.

Karena menurutnya, menjaga ekosistem merupakan strategi paling rasional dan mendesak di tengah ancaman kerusakan lingkungan. (L05)