AMBON, LaskarMaluku.com – Sebanyak 11 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Maluku dinilai membangkang dan tidak taat terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang menunjuk Muhammad Riza Bahaweres sebagai Plt Ketua DPW PPP Maluku,  Muhammad Husein Tuharea sebagai Plt Sekretaris dan Hartini Wamnebo sebagai Plt Bendahara.

Hal ini terbukti ketika Plt Ketua dan Sekretaris DPW PPP Maluku mengundang para pimpinan cabang untuk mengikuti pra Muswil via daring sebanyak dua kali dengan DPP untuk membahas persiapan Musyawarah Wilayah, sayangnya tidak ada satu ketua DPC pun yang hadir.

“Kami diberi amanah dari DPP untuk persiapan Muswil PPP di Maluku, dan kami berusaha untuk merangkul semua karena kita menjalankan tugas DPP. Jika ada yang keberatan dan mau protes silahkan ke DPP. Nah, dua kali tidak menghadiri pertemuan via zoom itu sudah menjadi catatan yang akan kami sampaikan dalam laporan final ke DPP,”tegas Muhammad Riza Bahaweres kepada pers disela-sela buka puasa bersama dengan anak yatim di Hotel Elizabeth, Ambon, Jumat (6/3/2026).

Menurut Riza, pihaknya sudah memberikan peringatan, tetapi jika masih melakukan perlawanan maka kita akan laporkan ke DPP untuk bisa segera diambil tindakan tegas.

Ketika disinggung mengenai kemungkinan ketua DPC di 11 kabupaten/kota dicopot, Muhammad Riza Bahaweres menegaskan bahwa bisa saja semua ketua DPC di PLT-kan.

“Muswil ini kan kami rencanakan dalam waktu dekat sebenarnya sebelum lebaran. Tapi kalau memang terjadi seperti ini bahwa tidak ada satu ketua DPC pun yang hadir saat rapat secara daring, mungkin saja dengan laporan yang akan kita sampaikan ke pusat, DPP akan mengambil tindakan tegas. Ya bisa saja di-PLT-kan semuanya ,”kata Riza seraya mengingatkan jika kewenangan ada di DPP, apalagi sebagian besar ketua dan sekretaris DPC adalah anggota DPRD dan sudah mendapat Surat Peringatan. Dan jika terus melakukan perlawanan, mungkin saja ada SP berikutnya.

Mundur Dari Partai dan Memilih Komisaris MEA

Sementara mengenai Azis Hentihu yang masih mengklaim sebagai Ketua DPW PPP Maluku yang ditunjukan dengan ucapan selamat menunaikan Bulan Suci Ramadhan pada sejumlah baliho yang dipasang di beberapa ruas jalan, Riza Bahaweres menjelaskan, jika pihaknya juga merasa kaget. Pasalnya, Azis Hentihu telah mengundurkan diri dari Ketua DPW karena mengikuti proses seleksi sebagai Komisaris BUMD, PT Maluku Energi Abadi (MEA)

“Nah tentunya hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54 tahun 2017 yaitu pada paragraf empat yang mengatur tentang dewan pengawas dan komisaris. Di pasal 38 itu poin K, syarat untuk menjadi komisaris ataupun dewan penasihat pada BUMD tidak menjadi pengurus partai politik,”jelas Riza seraya menambahkan ini yang harus dijawab oleh pemerintah agar tidak menimbulkan multitafsir. (L11)