AMBON,LaskarMaluku.com – Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat layanan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan bagi masyarakat.

Saat ini, Kota Ambon yang terdiri dari lima kecamatan, 30 desa/negeri, dan 20 kelurahan telah memiliki empat pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) yang tersebar di sejumlah titik strategis.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon, Alfredo J. Hehamahua, AP., M.Si, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu 14 Januari 2026

LaskarMaluku

Keempat pos Damkar tersebut masing-masing berada di pusat Kota Ambon sebagai pos utama, di Passo Kecamatan Baguala, di Hative Besar Kecamatan Teluk Ambon, serta pos terbaru di Eri, Kecamatan Nusaniwe.

Penambahan pos ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan serta mempercepat waktu respons terhadap kejadian kebakaran dan kondisi darurat lainnya.

“Dengan empat pos yang ada sekarang, kami berupaya memastikan respon penanganan kebakaran dan penyelamatan bisa lebih cepat dan merata di seluruh wilayah Kota Ambon,” jelas Alfredo.

Ia menambahkan, penguatan layanan Damkar tidak hanya dilakukan melalui penambahan pos, tetapi juga melalui peningkatan sarana dan prasarana. Pada tahun 2026, Kota Ambon dijadwalkan akan menerima tambahan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Penambahan armada tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan Damkar Kota Ambon dalam menghadapi potensi kebakaran, terutama di wilayah padat penduduk dan kawasan rawan bencana.

Alfredo menegaskan, kehadiran pos dan armada Damkar yang memadai merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan masyarakat serta memberikan perlindungan maksimal terhadap risiko kebakaran dan keadaan darurat lainnya.(L06)