AMBON, LaskarMaluku.com– Dalam rangka mengoptimalkan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Sadali Ie, secara resmi membuka kegiatan Pendampingan Pelaporan Tahun 2025 dan Penyusunan Laporan Rencana Program Kerja Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Selasa (13/1/2026), dan dilaksanakan secara luring serta daring.
Dalam sambutannya, Sekda Sadali Ie menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi Maluku atas penyelenggaraan kegiatan tersebut, yang dinilai strategis dalam mendorong perluasan akses keuangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Maluku.
Ia menjelaskan bahwa Sistem Informasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (SITPAKD) merupakan platform digital yang dikembangkan untuk mendukung proses monitoring, evaluasi, dan pelaporan program kerja TPAKD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota secara real time. Sistem ini juga berfungsi sebagai sarana koordinasi antara TPAKD daerah dan TPAKD pusat melalui OJK.
“Melalui SITPAKD, laporan rencana dan realisasi program kerja dapat disampaikan secara tepat waktu dan terintegrasi. Dengan demikian, TPAKD pusat dapat memberikan rekomendasi serta persetujuan terhadap program yang diajukan daerah,” ujar Sadali Ie.
Lebih lanjut, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam memperkuat kinerja TPAKD di Maluku. Ia mengajak seluruh peserta untuk meninggalkan ego sektoral dan membangun sinergi demi kepentingan bersama.
“Kita harus menganggap ini sebagai satu keluarga besar Provinsi Maluku. Tidak boleh ada ego sektoral antar kabupaten/kota. Kita harus saling menopang dan saling menunjang,” tegasnya.
Menurut Sekda, kegiatan pendampingan ini diharapkan mampu menyelaraskan perencanaan program kerja tahun 2026 sekaligus meningkatkan pemahaman seluruh tim TPAKD terhadap tugas dan fungsi masing-masing, khususnya dalam penyusunan dan penyampaian laporan.
Ia juga mendorong agar pengalaman dari kabupaten/kota yang telah memiliki praktik pelaporan yang baik dapat menjadi referensi bagi daerah lain, sehingga kualitas pelaporan TPAKD di Maluku dapat terus ditingkatkan.
“Kita harapkan ke depan penyampaian laporan menjadi lebih seragam, tepat waktu, dan berkualitas, serta perencanaan program kerja disusun secara lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala OJK Provinsi Maluku beserta jajaran, Kepala Biro Perekonomian Setda Maluku, serta para Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam kabupaten/kota se-Provinsi Maluku, baik yang hadir langsung maupun melalui Zoom Meeting.(L06)
