Share



LASKAR – Kota Ambon meraih dua penghargaan dalam Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) 2017 dari enam kategori pemenang Indonesia’s Attractiveness Index (IAI) 2017 yang diselenggarakan oleh PT Tempo Inti Media, tercatat berhasil meraih kota terbaik dengan indeks diatas rata-rata dan sebagai kota potensial dengan indeks diatas rata-rata.
Apresiasi bergengsi ini dicapai Kota Ambon dari 508 kabupaten/kota di Indonesia yang masuk dalam metodologi nominasi yang dilakukan oleh PT Tempo Inti Media bekerjasama dengan Frontier Consulting Group.
Walikota Richard Louhenapessy menerima dua piagam itu, di Ballroom Java, Westin Hotel, Jakarta, Sabtu (30/9/2017). Penyelenggaraan IAI ini merupakan kali ketiga, dimana penilaian dilakukan terhadap kabupaten/kota yang lolos nominasi. 

BACA JUGA:  Land Mark Ambon City of Music Rusak, Ronny Loppies Minta Pemkot dan Pemprov Maluku Bersikap

Penentuan nominasi kabupaten/kota dilakukan dengan 3 indikator, yaitu kontribusi PDRB terhadap PDRB provinsi diatas 20% atau PDRB diatas rata-rata PDRB koridor, pertumbuhan PDRB lebih besar dari rata-rata pertumbuhan per koridor atau PDRB per kapita lebih besar dari rata-rata PDRB per kapita koridor, serta kabupaten/kota yang tidak lolos indikator pertama dan kedua tetapi mendapatkan penghargaan IAA 2016.

Dari ketiga kriteria terdapat 136 kabupaten/kota yang lolos menjadi nominasi. Sementara itu, provinsi yang lolos nominasi sebanyak 32 provinsi, yaitu provinsi dari kabupaten/kota yang menjadi nominasi IAA level kabupaten/kota.
“Pengukuran Indonesia’s Attractiveness Index 2017 ini menggunakan empat dimensi yaitu investasi, infrastruktur, pariwisata dan pelayanan publik. Seluruh dimensi penilaian dilakukan berdasarkan data sekunder dan data primer, kecuali Pelayanan Publik yang dinilai berdasarkan data primer,” jelas CEO Frontier Group Handi Irawan D.
Sementara saat membuka acara malam penganugerahan IAA 2017 tersebut, Direktur Utama PT. Tempo Inti Media, Toriq Hadad menegaskan, penyelenggaraan kegiatan itu dilakukan bekerjasama dengan Frontier Consulting Group.
“Indonesia’s Attractiveness Award malam mini adalah ketiga kalinya dan dari sini ini kami ingin memberikan gambaran terhadap daya tarik di setiap kabupaten/kota dan provinsi,” jelasnya.
Walikota Ambon, bersama kepala daerah lainnya untuk masing-masing kategori menerima penyerahan dari Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman.

Diharapkan, kegiatan ini memberikan inspirasi bagi daerah dalam penyusunan strategi secara lebih terarah dan jelas di masa depan, serta terwujudnya peningkatan pembangunan daerah. Pula, memberikan informasi kepada para investor terhadap kesempatan bisnis di daerah-daerah potensial di Indonesia.
Diketahui, enam kategori pemenang IAA 2017 yaitu 1. Kabupaten/kota terbaik yaitu dengan indeks diatas rata-rata. 2. Kabupaten/kota potensial yaitu kabupaten/kota dengan indeks potensial diatas rata-rata. 3. Top tiga kabupaten/kota terbaik untuk dimensi investasi, infrastruktur, pariwisata, dan pelayanan publik.
Keempat, top tiga kabupaten/kota potensial untuk dimensi investasi, infrastruktur dan pariwisata. 5. Top tiga kabupaten/kota setiap koridor. 6. Provinsi terbaik yaitu provinsi dengan indeks diatas atau rata-rata 65. (L2R)