Share
Walikota Ambon Richard Louhenapessy, SH

LASKAR –  Semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon khususnya di Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bapekot) akan melakukan swab COVID-19,  mulai hari ini, Jumat (13/11/2020).

Hal ini dilakukan lantaran meninggalnya salah satu pejabat di Bapekot Ambon yang terindikasi atau terkonfirmasi COVID-19, Kamis (12/11/2020).

Kepada wartawan di Ambon, Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengatakan,  pihaknya sangat kehilangan salah satu staf yang dedikasinya luar biasa di jajaran pemerintahan yang menduduki jabatan sebagai salah satu kepala bidang pada BapeKot.

Disampaikan, pejabat tersebut, memang selama 2 pekan dirawat di rumah dan  beliau tidak yakin jika beliau terkonfirmasi COVID-19. Nanti setelah beliau terindikasi sesak nafas, baru dibawa ke Rumah Sakit (RS).

BACA JUGA:  Lapak Pasar Arumbai Dikuasai Preman, Walikota Janji Berantas

‘’Jadi saat dibawa ke RS, menurut dokter tingkat oksigen didalam tubuhnya sudah rendah, sebab yang seharusnya tingkat oksigen sekitar 90 namun, saat  dibawa ke RS tingkat oksigennya hanya capai 60-70 saja. Sudah cukup rendah,’’ kata walikota.

Disebutkannya, ini pelajaran bagi kita, agar tidak lalai, kalau ada indikasi COVID-19, harus segera ke RS agar dilakukan pemeriksaan dan perawatan dan penanganan intensif. ‘’Jadi seluruh mekanisme sudah dilakukan kepada yang bersangkutan, secara protap kesehatan, baik rapid dan swab dan dinyatakan positif,’’ tandasnya.

Walikota sebutkan, karena beliau staf di Bapekot, maka mulai mulai Jumat (13/11/2020) aktivitas akan dihentikan sementara, kemudian seluruh ruangan akan disemprot cairan disinfektan dan ASN Bapekot juga wajib jalani swab. (L01)