Share
Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, SH,MH saat membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke- 1 Tingkat Kecamatan Wuar Labobar dan Kecamatan Tanimbar Utara tahun 2020 di Desa Kilon Kecamatan Wuar Labobar, Jumat (11/09/2020). (dok-Humas Setda KKT) 

LASKAR – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke- 1 Tingkat Kecamatan Wuar Labobar dan Kecamatan Tanimbar Utara tahun 2020 di Desa Kilon Kecamatan Wuar Labobar menjadi wahana bagi semua masyarakat terutama umat Muslim dalam rangka meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta dapat menjadi sarana untuk mempersatukan umat, dan meningkatkan kecintaan kepada Alqur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. 

Demikian sambutan Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, SH,MH yang disampaikan saat pembukaan Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke- 1 Tingkat Kecamatan Wuar Labobar dan Kecamatan Tanimbar Utara tahun 2020 di Desa Kilon Kecamatan Wuar Labobar, Jumat (11/09/2020).

Dikatakan, kegiatan ini merupakan cikal bakal suksesnya pelaksanaan Musabakah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Maluku ke-29 yang telah ditetapkan pelaksanaannya pada tahun 2021 mendatang di Kota Saumlaki. 

Oleh karena itu pelaksanaan STQ ke-1 tahun 2020 mesti dijadikan titik start sekaligus ujian untuk menuju suksesnya MTQ 2021. 

“Melalui STQ ke-1 ini nantinya diharapkan dapat mencetak para Khafilah yang hebat dari seluruh mata lomba yang akan dipersiapkan sebagai delegasi Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada ajang MTQ 2021 nanti,”harapnya seperti ditulis Humas Setda KKT dalam rilisnya.

BACA JUGA:  Sholat Jum'at di Masjid Al Fatah Ambon, Sandiaga Uno Berbagi Peci dan Sarung

Bupati mengajak semua pihak terutama umat Muslim agar dapat mempesiapkan diri dengan mengarahkan seluruh potensi sumber daya manusia yang ada agar pada saatnya tidak hanya sekedar menjadi tuan rumah yang baik saja, tetapi lebih dari itu bisa memperoleh tiga target yakni sukses perencanaan, sukses pelaksanaandan menjadi juara umum.

Jalankan Protokol Kesehatan

Menyikapi kondisi Covid-19 Bupati mengajak seluruh masyarakat terutama kontingen STQ ke-1 untuk terus berdoa dan tetap menjaga diri sebagaimana protokol kesehatan yang telah diberlakukan dengan tetap menjaga jarak, cuci tangan, memakai masker, serta terus menghidupkan pola hidup bersih dan sehat dimanapun kita berada. 

“Kabupaten kita hari ini bukan lagi zona hijau dan kita tidak bisa mengelak dari keadaan ini. Satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah dengan melindungi masyarakat baik yang berada di desa dan kecamatan dan selanjutnya Pemerintah Daerah telah merencanakan langkah-langkah penanganan saudara-saudara kita yang telah terkonfirmasi positif terpapar Covid-19,”ungkapnya. 

Umat Muslim Punya Andil Dalam Pembangunan

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Agama Maluku Tenggara Barat atas nama Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Maluku menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan jajaran atas kepedulian karena menggerakan dan menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Qur’an sebagai langkah awal tersedianya sumber daya manusia menuju penyelenggaraan MTQ tahun 2021 mendatang. 

“Dalam konteks Kebhinekaan dalam bingkai NKRI masyarakat Tanimbar mestinya bangga bisa hidup dalam kerukunan tanpa memandang perbedaan agama, dan event STQ ke-1 ini menjadi bukti toleransi yang terbangun karena semua pihak telah berkontribusi dan berkomitmen untuk menyukseskan even STQ ini secara bersama-sama,”katanya memberi apresiasi. 

BACA JUGA:  Bupati KKT Optimis LKPJ 2019 Sesuai Prosedur dan Mekanisme

Dikatakan, meskipun secara kuantitas umat Muslim terbilang sedikit namun sejauh ini telah memberi andil besar dalam mengisi pembangunan di kabupaten ini. 

Atas dasar itu maka dirinya mengajak seluruh umat Muslim wajib memperbaiki kualitas pribadi secara menyeluruh, baik dalam keseharian hidup dengan membaca dan mendalami Alqur’an, dimengerti dan diamalkan. 

Ditambahkan pula bahwa Kementerian Agama melalui seksi Bimas Islam dan penyelenggara pendidikan Islam akan terus berupaya membangun minat umat melalui penyelenggaraan pendidikan keagamaan baik formal maupun nonformal dengan membuka taman pengajian  Sekolah Madrasah dari tingkat dasar hingga menengah, majelis Taalim di tingkat desa dan kecamatan dalam rangka tersedianya SDM yang unggul yang mampu bersaing dengan kabupaten lain dalam konteks pemahaman isi Alqur’an.

Sementara itu Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Kahar Toli Toli dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan STQ  di tingkat kecamatan maupun MTQ dalam skala lebih luas pada level provinsi di tahun 2021 nantinya pada hakikatnya adalah untuk meningkatkan siar Islam sebagaimana pesan nabi bagi umatNya. 

Melalui event ini seluruh umat Muslim diajak untuk merefleksi diri bertafakur membangun ahlak dan peradaban serta mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam membangun masyarakat Tanimbar yang religius, rukun dan damai. 

BACA JUGA:  Pastor Bwariat : Kamis Putih Perayaan Mulia Mengenang Peristiwa Agung

STQ ke- 1 yang dipusatkan di lapangan olahraga Desa Kilon itu diikuti oleh lima desa Muslim yang tersebar di Kecamatan Wuarlabobar yakni Desa Karatat, Desa Labobar, Desa Kilon, Desa Persiapan Namralan. Sementara untuk Kecamatan Tanimbar Utara yakni dari Desa Ritabel.

Seluruh peserta yang berjumlah 250 orang tersebut akan berkompetisi pada jenis mata lomba antara lain Tilawahya itu jenis lomba pengucapan ayat-ayat suci Alquran untuk tingkat dewasa, remaja dan anak. Mata lomba yang kedua yaitu Tatil, kategori dewasa, remaja dan anak dan juga cerdas cermat Alqur’an, kategori putra dan putri serta pidato dengan tema umum kategori putra dan putri.

Selain defile dari masing-masing kontingen dengan menampilkan yel-yel dan penampilan grup tarian bernaunsa muslim dari masing-masing kontingen, acara tersebut juga diramaikan dengan penampilan paduan suara dari siswa-siswi SMA Negeri Wunlah. 

Hal ini menurut Bupati merupakan bentuk solidaritas dan kebersamaan yang harus dipupuk terus sehingga tidak lagi ada dinding pemisah diantara kita sebagai orang Tanimbar. 

Hadir dalam acara tersebut selain Bupati, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pimpinan dan Anggota DPRD, Ketua Majelis Pekerja Klasis Tanimbar Selatan, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pastor Paroki St. Petrus Wabar, Kepala Kantor Agama Kabupaten Maluku Tenggara Barat, para Pejabat Struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (L03)