Share
Walikota Ambon, Richard Louhenapessy
LASKAR – Walikota Ambon, Richard Louhenapessy optimis Provinsi Maluku pasti bergerak lebih cepat di masa kepemimpinan Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail. 
Orang pertama di Kota Ambon ini mengatakan, figur seperti Murad Ismail, sungguh dibutuhkan Maluku untuk mengejar ketertinggalan.
“Secara pribadi, juga mewakili seluruh warga masyarakat Kota Ambon, terlebih dahulu mengucapkan selamat dan sukses atas rencana pelantikan Pak Murad Ismail dan Pak Barnabas Orno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku oleh Presiden RI, Bapak Joko Widodo di Istana Negara,” kata Richard yang dihubungi Laskar, Senin (11/3/2019) melalui sambungaan telepon.
Di tangan kepemimpinan yang baru, kata Richard, Maluku lebih cepat berkembang. Sebab, Murad Ismail memiliki akses yang sangat kuat di pusat.
Dengan keunggulan-keunggulan khusus, maka Maluku saat ini hanya butuh proses maintenance. 
“Jadi kalau kita selama ini ibarat dalam perlombaan atletik, seperti berada dalam kecepatan sepuluh ribu meter, maka sekarang bisa dengan kecepatan seratus sampai dua ratus meter,” kata Richard.
Menurutnya, kecepatan baru ini tentu semua pihak, stakeholder yang ada harus ikut bersama menopang. Seluruhnya diharapkan betul-betul memberikan dukungan secara penuh.
“Pak Gubernur Maluku orangnya sangat spesifik punya akses yang luar biasa, baik itu langsung ke Presiden dan jajaran pejabat. Otomatis Maluku akan dilirik. Semakin didatangi para investor,” tegasnya.
Richard kembali menegaskan, kepemimpinan yang baru harus bisa dimanfaatkan. “Saya begitu optimis Maluku akan bergerak jauh lebih cepat dan butuh dorongan maksimal. Ini keyakinan saya bahwa kecepatan pembangunan di Maluku akan terjadi dan jauh dari yang diprediksi,” jelasnya.
Kota Ambon, ujar Richard, otomatis akan menerima dampak yang luar biasa besar. 
“Para investor, pejabat, mitra kerja akan berpaling ke Maluku. Nah situasi ini bagaimana memanfaatkan peluang yang ada. Sebagai Walikota kami akan mengoptimalkan situasi,” tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan, pemerintah Kota Ambon akan berkontribusi. “Yang pasti kami selalu support. Dengan pengalaman Pak Murad dan Pak Orno, segala program yang diimplementasi, secara langsung dan tidak akan berkontribusi pada Kota Ambon. Jadi kalau peluang ini kita tidak tangkap, sangat naif. Oleh karena itu, pemerintah Kota Ambon senantiasa bersinergi bersama pemerintah Provinsi Maluku,” pungkas Richard. 
Diketahui, Rabu (13/3/2019) pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku terpilih, Murad Ismail dan Barnabas Orno rencananya akan dilantik di Istana Negara oleh Presiden RI, Joko Widodo. 
Pelantikan tersebut sedianya dilakukan hari ini, Senin seiring berakhir masa kepemimpinan Said Assagaff dan Zeth Sahuburua, tetapi mengalami penundaan hingga hari Rabu mendatang.

BACA JUGA:  Naik Pangkat, Jeffry Apoly Rahawarin Jabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III

Meski begitu, berkembang informasi terbaru bahwa kemungkinan pelantikan masih ditunda. Kencang berhembus acara pelantikan pasangan Murad Ismail dan Barnabas Orno akan dilakukan pasca pesta demokrasi, Pemilu 17 April 2019. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa sampai medio Juni mendatang. (L01)