Share

AMBON,LaskarMaluku.com – Para pedagang terus melakukan kritik pasca perpanjangan kontrak antara Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan PT. Moderen Multi Guna (MMG) yang selaku pemegang sejumlah Pedangang Kaki Lima (PKL) Ambon Plaza (Amplaz).

Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir ini sejumlah pedagang yang didampingi para Demonstrasi terus mendatangi kantor Balai Kota dan DPRD Kota Ambon untuk pertanyakan harga sewa ruko tersebut. 

Aksi para pedagang ini akhirnya ditanggapi Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena.

Menurutnya, bahwa penyampaian yang dilontarkan para pedang dalam aksinya tidak sesui dengan fakta yang ada. 

“Kenapa saya bilang begini.? karena saya sudah tanyakan kepada pihak pengelola kok bisa kenaikan sampai 400 juta.  Malahan mereka bilang tidak ada kenaikan sebesar itu, yang ada paling tinggi hanya 5 persen,” jelas Wattimena, di Balai kota  Jumat  (17/5/2024).

BACA JUGA:  Pasien Positif Covid-19 di Maluku Capai 1010 Orang

Diakui Wattimena kalau dirinya telah meminta kepada pihak MMG untuk melakukan klarifikasi dengan pedagang. 

“Saya rasa begini, kalau mereka merasa keberatan kami sebagai pemerintah ada untuk memediasi, memfasilitasi,bernegosiasi,”ujarnya. 

Menurut Wattimena, persoalan aksi demonstrasi yang di lakukan oleh pedagang tidak pengaruh baginya, jika semua yang di tuntut merupakan aksi murni bukan dorongan dari pihak tidak yang tak bertanggung jawab.

“Ya bagi saya kalau ini murni tuntutan pedagang saya rasa tidak masalah, tapi kalau sudah di susupi kepentingan¬†¬†tertentu saya rasa saya tidak perlu menanggapi,” tegasnya. (L06)