Share
Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatolon, SH,MH saat memberikan keterangan pers terkait aksi unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku (Himapel) di ruang kerjanya, kamis (15/10/2020) 

LASKAR – Aksi unjuk rasa yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku (Himapel) asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar di kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Senin (12/10/2020) maupun unjuk rasa oleh mahasiswa di Kota Saumlaki terkait dugaan kerugian daerah terhadap sejumah proyek, mendapat apresiasi dan respons positif dari Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, SH,MH

Kepada pers, Kamis (15/10/2020), Bupati menyampaikan dukungan penuh gerakan yang dilakukan mahasiswa asal Tanimbar dalam rangka pemberantasan tindakan-tindakan yang bisa mengarah pada kerugian daerah, baik menyangkut kebijakan maupun pelaksanaan proyek paket-paket kegiatan.

BACA JUGA:  WAGUB Serahkan Laporan Keuangan UNAUDITED TA 2022 Ke BPK Perwakilan Maluku

“Saya ingin menyampaikan bahwa Pemerintah Kepulauan Tanimbar bersama jajaran sangat mendukung gerakan tersebut dalam rangka pemberantasan tindakan-tindakan yang bisa mengarah pada kerugian daerah, apakah menyangkut kebijakan maupun pelaksanaan proyek,”jelasnya.

Bupati mengakui sebelum ada aksi unjuk rasa di Kota Ambon, dirinya sudah mengeluarkan memo kepada Wakil Bupati yang bertugas untuk tugas-tugas pengawasan, demikian juga kepada inspektorat.

“Saya minta untuk melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kegiatan yang bersumber dari APBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar.  Hal ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan jangan sampai ada kerugian daerah,”ungkapnya. 

Ditegaskan, jika ada kerugian daerah yang dilakukan oleh kontraktor, agar segera dipulihkan dan dikembalikan ke kas daerah.

BACA JUGA:  Sandiaga Uno Janji Modal Usaha Bagi Pelaku UMKM di Maluku Tenggara

“Kalau kontraktor tidak bisa mengembalikan kerugian daerah, maka kita meminta bantuan Kejaksaan Negeri Saumlaki untuk melakukan penanganan hukum kepada kontraktor yang bersangkutan,”tegas Bupati.

Dikatakan, sejauh ini Kejaksaan Negeri Saumlaki dan Kepolisian sudah melaksanakan fungsi tugasnya dengan baik. 

“Kita percaya bahwa Pak Kajari bersama dengan jajaran juga Pak Kapolres dengan jajarannya mampu untuk menjaga negeri ini agar jangan sampai ada tindakan-tindakan oknum ataupun kelomok yang bisa merugikan daerah termasuk pekerjaan-pekerjaan proyek,”tandas Bupati seraya memberikan dukungan penuh kepada adik-adik mahasiswa dan pemuda untuk pencegahan, penanganan dan pemberantasan tindakan-tindakan yang bisa mengakibatkan kerugian daerah di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dirinya berharap semua punya tanggungjawab moril untuk mencegah dan kalau ada yang terindikasi merugiakan keuangan daerah harus di tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (L03)

BACA JUGA:  Widya Murad Harap Remaja SBT Perhatikan Pola Hidup Sehat Agar Hasilkan Generasi Emas