Share

LASKAR MBD-Impian Jakarta membangun kawasan sekitar Blok Migas Mar­sela bagai Kota Balikpapan te­lah melambungkan optimisme pemberdayaan warga di Ma­luku Tenggara Barat (MTB) dan Maluku Barat Daya (MBD). Menko Bidang Kemaritiman Rizal Ramly menjadi otak utama dibalik perlawanan skena­rio pengelolaan Blok Mar­sela di laut oleh Menteri ESDM, Sudirman Said dan pihhak SKK Migas.

Presiden Joko Widodo yang sempat menunda pengumuman pengelolaan apakah di laut atau darat, pada akhirnya memutuskan di darat mengi­kuti kemauan rakyat Maluku.

Kini setelah diputuskan di darat, mulai muncul wacana lokasi utama Blok Marsela di Kepulauan Marsela Kabupaten MBD harus mendapatkan prioritas pembangunan.

Sumber Koran Laskar memastikan, pemerintah daerah setempat kini serius berupaya meyakinkan pemerintah pusat, dan pihak investor untuk serius membangun Marsela ketimbang menjadikan kawasan Selaru sebagai Balikpapapn baru.

BACA JUGA:  Tiga Warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar Terkonfirmasi Covid-19

Bupati Orno dihadapan warga MBD di Kota Ambon saat acara syukuran pelantikannya di Baileo Siwalima menegaskan pendapatan dan kontribusi Blok Marsela lebih besar dari Freeport di Timika Papua.

“Blok Marsela itu ada di MBD, walaupun dalam pendekatan aturan terkait dengan UU 12 mil dan tidak dimiliki oleh Pemprov Maluku maupun Pemda MBD tapi dalam letak georafis dan teritorialnya ada di MBD,” tegasnya.

Dikatakan, dalam pendekatan pengeloaan Blok Marsela, dampak positif akan dirasakan dan ini butuh komitmen pemberdayaan warga setempat dan sekitarnya sehingga tidak menjadi orang asing di rumah sendiri.

“Kepulauan Marsela harus menjadi fokus utama karena disitulah blok migas abadi itu ditemukan. Balikpapan baru mestinya disitu,” kata Orno.

BACA JUGA:  Partisipasi 11 Kabupaten/Kota Pada Youth Camp KNPI di Bursel

Di tempat terpisah tokoh muda MBD, Raendra Manaha mendukung perjuangan Marsela menjadi konsentrasi utama menjadikannya Balikpapan baru.

“Pemda MBD melalui Pak Bupati Barnabas Orno berkeinginan yang kuat agar Kepulauan Marsela tetap menjadi focus perhatian,” ujar Raendra Manaha.

Tokoh muda MBD ini mengakui, pikiran dan perjuangan Bupati MBD tersebut patut didukung.Sebab, Selaru dan daerah sekitarnya secara otomatis ikut diperhatikan dan menikmati hasil dari kegiatan Blok Migas Marsela.

“Tetapi menurut saya, lokasi utama di Kepulauan Marsela sebaiknya dibangun sebagai Balikpapan baru seperti yang dikemukakan oleh Menteri Rizal Ramly. Jangan di Selaru. Kawasan Marsela pantas dija­di­kan Balikpapan baru.Dan ini adalah sikap dan keinginan warga MBD yang disuarakan oleh Pak Bupati,” tegas Manaha. (LR)