Share
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati MBD
LASKAR AMBON-Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD) terpilih Barnabas Orno dan Benjamin Noak akhirnya dilantik Selasa (26/4) di kantor Gubenur Maluku. Pengukuhan ini sekaligus menepis seluruh isu dan fitnah yang dikembangkan lawan politik untuk menjegal pasangan terpilih ini.

Pembacaan Surat Keputusan Pengangkatan Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dan juga pembacaan surat keputusan pemberhentian masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang lama, mengakhiri perlawanan pihak-pihak yang tidak iklas menerima kekalahan saat Pilkada. Orno dan Noak resmi memimpin MBD untuk masa bhakti 2016-2021.

Surat Keputusan penetapan dari Mendagri Cahyo Kumolo tanggal 5 April 2016 dengan nomor surat pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati MBD terpilih dibacakan dihadapan seluruh undangan yang hadir.

Pembacaan masing-masing Surat Keputusan Bupati MBD terpilih Nomor 131.81-3485 tahun 2016.Sedangkan Surat Keputusan Wakil Bupati terpilih MBD Nomor 132.81-3486 tahun 2016.

BACA JUGA:  DPRD Maluku Bentuk Pansus Kaji LKPJ Gubernur

Berikut masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati MBD lima tahun terhitung sejak tanggal pelantikan. Salinan surat sesuai dengan aslinya atas nama Dirut Jenderal Otonomi Daerah Plt Seketaris Dirjen OTDA Drs Antenistan MPd.

Salinan Keputusan Menteri disampaikan kepada Prsiden RI, Wakil Presiden RI di Jakarta. Salinan surat sesuainya juga diberikan untuk Kepala Kantor Pelayanan Pembendarahan di Ambon.

Setelah pembacaan surat keputusan selesai, Gubernur Maluku Ir Said Assagaff dalam pidato menyampaikan, dalam Pilakda serentak 2015, sebenarnya Maluku dikategorikan sebagai kawasan rawan konflik Pilkada.

Namun berkat usaha besar dan kerja keras dari elemen masya­rakat, Pilkada serentak di empat kabupaten terlaksana dengan aman, terkendali, sukses, dan demokratis.

“Atas anugerah Tuhan Yang Kuasa itulah kita bisa menghadiri acara pelantikan Bupati Drs Barnabas Orno dan Wakil Bupati Benjamin Noach sebagai pasangan Bupati-Wakil Bupati MBD,” tegas Assagaff.

BACA JUGA:  Akibat Gempa, 1 Warga Meninggal dan Sejumlah Fasilitas Pemda dan Rumah Warga di Tanimbar Rusak

Dikatakan, dengan terpilih dan dilantiknya pasangan Bupati dan Wakil Bupati ini diharapkan segera bekerja keras menjawab tantangan pembanguan ke depan demi kemaslahatan warga MBD. Masalah kemiskinan, keterisolasian yang menjadi isu sentral disana semoga diperhattikan serius,” ungkapnya.

Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, Assagaff mengatakan, berkewajiban meminta agar mengawali pekerjaan besar dan mulia di pundak Bupati dan Wakil Bupati, untuk dapat mengolah potensi sumber daya yang dimiliki MBD.

“Saya yakin MBD akan mampu mengejar ketertinggalan dan berdiri sejajar dengan daerah lainnya di Indonesia. Anugerah sumber daya alam yang melimpah terutama tambang migas maka semua yang sudah diberikan itu harus dikelolah secara baik,” harapnya sembari menambahkan, Pemprov Maluku berkomunikasi intensif dengan Pempus, dalam hal ini Kementrian ESDM, SKK Migas, Menko Kemaritiman bersama-sama dengan sejumlah peguruan tinggi di tanah air seperti Universitas Padjajaran dan Universitas Pattimura untuk mempersiapkan langkah-langkah tepat dalam rangka mendorong peningkatan kualitas SDM anak-anak Maluku yang berbasis teknologi pertambangan dan energi.

BACA JUGA:  Novita Anakotta Ingin Lanjutkan UU Provinsi Kepulauan dan Perlindungan Hukum Adat

Syukuran
Acara syukuran pelantikan kedua pasangan ini pun berlanjut di gedung Bailoeo Siwalima Karang Panjang.Masyarakat MBD yang ada di Ambon maupun masyarakat yang datang dari MBD ke Ambon antusias menikmati acara syukuran.

Bupati Orno dalam pidato singkatnya menyampaikan ke­pemimpinan pertama bersama mantan Wakil Bupati Johanis Letelai, banyak hal yang belum dicapai lantaran keterbasan.

“Semoga kepemimpinan saat ini, bersma Wakil Bupati kami mampu melanjudkan pekerjaan rumah yang belum diselesaikan,” ungkapnya.

Orno bersyukur bisa bertemu langsung dengan saudara-saudara MBD yang di Ambon dan merasakan semangat kebersamaan dalam kesatuan budaya Kalwedo.(LR)