Share

LASKAR – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Maluku menggelar Rapat Koordinasi Teknis Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Maluku tahun 2021, yang dilaksanakan di Hotel Galaxy Kabupaten Kepulaun Tanimbar, Kamis (04/03/2021).

Kegiatan Rapat Forum SKPD ini dihadiri seluruh Kepala SKPD Pemberdayaan Masyarakat dan desa dari Kabupaten/Kota serta SKPD teknis di lingkup Pemrov Maluku.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, SH, yang diwakilkan oleh Plh Sekretaris Daerah, Drs.Ruben B.Moriolkossu.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan dengan sumber dana yang tersedia cukup besar membawa desa sebagai pusat pembangunan. Oleh sebab itu peran kita sebagai masyarakat diuji untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya saing, menciptakan desa yang mandiri dan.

BACA JUGA:  Ribuan Umat Katolik Kei Sambut Kedatangan Uskup Seno Ngutra

Lantaran itu,  merujuk pada subtansi dan RPJM Provinsi Maluku tahun 2019-2024 maka perlu mewujudkan lokasi yang dinamis jujur, bersih, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, murah dan terjangkau, kelangsungan sumber daya, peningkatan insfarsturktur dan konektivitas gugus pulau, meningkatkan suasana kondusif untuk investasi budaya dan kesejahteraan serta mewujudkan sumber daya manusia yang profesional, kreatif, mandiri dan berprestasi.

“Mencermati kondisi tersebut maka sesungguhnya tugas pokok dan fungsi dinas pemberdayaan masyarkat dan desa baik langsung maupun tidak langsung perlu kita sinergikan dengan ke-6 substansi diatas,”saran Bupati seraya menambahkan, di tahun 2021 ini sangat diharapakan adanya  sinergitas pelaksanaan program dengan instansi teknis untuk hajat hidup masyarakat miskin baik di tingktan provinsi maupun di kabupaten kota.

BACA JUGA:  Maluku Tenggara Terima Dana DAK Tertinggi se-Maluku

Apalagi kata Bupati, Maluku masak dalam kategori daerah miskin. Oleh karena itu untuk mendedikasikan program pembangunan dalam pemberdayaan masyarakat maka pelaksanaan rapat koordinasi teknis dalam memberikan manfaat yang positif bagi pengembangan masyarakat desa.

“Kita semua berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi segala unsur pemberdayaan lingkup pemerintah provinsi Maluku untuk bersatu dan berkerja sama dalam pemulihan ekonomi masyarakat khususnya di desa – desa selama masa pandemic Covid-19 ini,”harap Bupati. (L03)