Share

LASKAR – Presiden Jokowi menyampaikan rasa terima kasih kepada pers Indonesia yang telah menjadi garda terdepan penyampai informasi kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam siaran langsung Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2021 di Istana Negara, Selasa, 9 Februari 2021.

Perayaan Hari Pers Nasional pada tahun 2021 ini mengangkat tema “Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi bersama Pers Sebagai Akselerator Perubahan”.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh insan pers,” ucap Jokowi, dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Rasa terima kasih itu disampaikan, karena pers Indonesia telah membantu pemerintah dalam menyampaikan informasi dan mengedukasi masyarakat.

“Karena membantu Pemerintah untuk mengedukasi masyarakat agar melakukan protokol kesehatan dan membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan tepat,” kata Jokowi.

BACA JUGA:  Dukung LIN, Ahok Janji Bangun SPBU Bagi Nelayan

Selain itu, dia juga menyadari bahwa di tengah pandemi Covid-19, insan pers tetap bekerja dan berada di garis terdepan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Saya tahu di saat pandemi sekarang ini, rekan-rekan pers tetap bekerja dan berada di garis terdepan untuk mengantarkan setiap perkembangan situasi dan menjadi jembatan komunikasi antara Pemerintah dan masyarakat, menjaga optimisme, serta menjaga harapan,” tutur Jokowi.

Jokowi juga mengungkapkan bahwa dirinya menyadari insan pers turut menghadapi masa-masa sulit di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Saya menyadari insan pers juga menghadapi masa-masa sulit di era pandemi Covid sekarang ini. Kita semua tahun permasalahan kesehatan dan ekonomi membebani semua negara, termasuk negara kita Indonesia,” ujar Jokowi.

BACA JUGA:  Pemkab dan Masyarakat Bursel Bantu Korban Gempa Cianjur

Oleh karena itu, dia menyampaikan bahwa Pemerintah pun berusaha untuk meringankan beban industri media.

“PPh 21 bagi awak media telah dimasukkan dalam daftar pajak yang ditanggung oleh pemerintah. Artinya, pajak dibayar oleh Pemerintah, dan ini berlaku sampai Juni 2021,” ucap Jokowi.

Tidak hanya Pajak Penghasilan untuk awak media, Pemerintah juga akan meringankan pajak bagi industri media.

“Juga untuk industri media, dilakukan pengurangan PPh badan, kemudian pembebasan PPh 2 impor, dan percepatan restitusi dan insentif ini juga berlaku sampai Juni 2021,” ujar Jokowi.

Terakhir, Pemerintah juga akan menyiapkan vaksinasi bagi ribuan awak media pada akhir Februari 2021 nanti.

“Untuk awal nanti di akhir bulan Februari sampai awal Maret nanti untuk awak media sudah kita siapkan kira-kira 5.000 orang untuk bisa divaksin. Ini termasuk pertama, nanti keluar dari Bio Farma 12 juta, kita berikan 5.000 untuk awak media,” kata Jokowi. (L02)