Share

AMBON, LaskarMaluku.com – Pemerintah Pusat mencoret Ambon New Port dari daftar  Proyek Strategi Nasional (PSN)

Diketahui bahwa Proyek Strategis Nasional Ambon New Port pupus lantaran dicoret oleh Presiden Joko Widodo.

Gagalnya Maluku mendapatkan Proyek Strategis Nasional ini sampaikan oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia dalam kunjungan kerja di Ambon, Minggu (30/7/2023) usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sitanala Learning Center GPM.

Bahlil menjelaskan yang namanya pembangunan membutuhkan sikap proaktif dan kolaborasi antara pemerintah pusat Dengan Pemda, artinya tidak boleh hanya mengharapkan satu pihak saja.

Menurutnya, Pemerintah Daerah harus mengerti etika dan kaedah dalam melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat.

BACA JUGA:  Bupati Fatlolon Harap Blok Masela Ada Kolaborasi KESDM, SKK Migas dan Inpex Masela

Walaupun Bahlil tidak menjelaskan secara rinci alasan pemerintah pusat mencoret Ambon New Port dari daftar Proyek Strategis Nasional.

Ia meminta Pemerintah Provinsi Maluku untuk melakukan introspeksi diri atas kebijakan Pemerintah Provinsi yang bakal mencoret Ambon New Port dari Proyek Strategis Nasional.

Kita harus mengerti kaidah dan etika dalam melakukan komunikasi harus  dua arah, jadi jangan salahkan pemerintah pusat.

Ditegaskannya, bahwa Pemerintah daerah seharusnya introspeksi juga daerah ini.

Diberitakan bahwa bukan saja proyek Pelabuhan Ambon (Ambon New Port)  yang dicoret tapi yang dicoret juga Kereta Cepat (KC) Jakarta-Surabaya.

Ambon New Port merupakan salah satu dari 24 proyek strategis nasional yang dicoret Presiden Joko Widodo dengan berbagai alasan.

BACA JUGA:  Forum Kapnas III Pamalu Tingkatkan Kompetensi Perusahaan dan Masyarakat Lokal

Diberitakan, pencoretan Ambon New Port dari daftar Proyek Strategis Nasional ditegaskan langsung Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Wahyu Utomo beberapa waktu lalu. (L06)