Share

LASKAR – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Maluku Daerah Pemilihan Buru dan Buru Selatan Michael Tasaney meminta kepada Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) untuk menambah pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di setiap desa yang belum ada Puskemas Pembantu.

Hal ini dilakukan guna meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan hingga ke pelosok daerah, mengingat masyarakat Bursel dari Kecamatan Kepala Madan, Leksula maupun Kecamatan lain, sulit berobat karena terbatasnya gedung pustu di daerah tersebut. Demikian disampaikan, Tasaney pada media, Jumat (18/6/2022).

Menurutnya, selama melakukan Pengawasan di Desa Waituren Kecamatan Leksula di jumpai banyak masyarakat mengeluh sulit berobat, karena mereka menempuh jarak yang cukup jauh hingga ke Kabupaten.

BACA JUGA:  DPRD Kota Ambon Dukung Penuh Kurikulum Merdeka Belajar

Disamping itu, di Desa Waituren Kecamatan Leksula, ada sebuah puskesmas pembantu sudah tidak layak lagi untuk melayani masyarakat yang hendak datang berobat.

“Saya menjumpai tenaga-tenaga kesehatan di sana sangat terbatas, sehingga bila ada ibu-ibu yang pada saat mau melahirkan mereka sangat sulit terbantu dengan tidak adanya tenaga kesehatan yang profesional,”ungkapnya.

Untuk itulah, dengan keterbatasan pelayanan kesehatan tersebut, maka persoalan ini menjadi perhatian Komisi untuk melanjutkan pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan untuk segera membangun lagi puskesmas pembantu disetiap desa di Buru Selatan dan juga membantu menempatkan tenaga-tenaga Kesehatan yang Profesional.

“Yah paling tidak, ASN dan ASN PPPK Kesehatan yang baru lulus tahun 2021 dan kedepannya, sehingga bisa memaksimalkan pelayanan disana,” harapnya. (L04)