Share

AMBON, LaskarMaluku.com – Umat Katolik berduka! Sang konduktor dan maestro lagu-lagu liturgi Gereja Katolik Pastor Agustinus Soplanit, MSC, itu telah berpulang ke pangkuan Bapa di Surga, Kamis (27/7/2023) di Rumah Sakit Siloam Bali, pukul 00.23 WITA.

Pastor Kepala Paroki St. Maria Fatima Kelapa Lima, Keuskupan Agung Merauke itu menghembuskan nafas terakhir di usia 59 tahun.

Pastor kelahiran Kota Ambon, 27 Agustus 1964 ini dikabarkan sebelum meninggal, sempat merayakan 25 Tahun Imamat dalam perayaan Ekaristi di Gereja Paroki St. Fransiskus Xaverius Kuta – Bali bersama umat Katholik, pada Selasa (25/7/2023).

Buah hati dari pasangan Andreas Thomas Soplanit dan Ariantje Lekatompassy ini pergi meninggalkan luka yang dalam bagi umat Katolik, di Keuskupan Merauke, Keuskupan Amboina, Keuskupan Jakarta, dan keuskupan tempat almarhum pernah berkarya dan mengabdi.

Pater Agus terlahir dari orang tua dan keluarga Kristen Protestan, namun sempat mengenyam pendidikan dasar dan menegah pertama di persekolahan Xaverius Ambon.

Dia dibaptis menjadi Katolik pada 9 September 1975 di Gereja St. Fransiskus Xaverius – Ambon.

Pastor Agus Soplanit, MSC bersama anak-anak Papua (dok-pribadi)

Setelah tamat dari Sekolah Menengah Atas, Pater Agus menempuh Pendidikan S1 di Universitas Pattimura Ambon dan meraih gelar akademik Insinyur dalam bidang perikanan dan kelautan.

Namun seperti para rasul yang mulanya bekerja sebagai nelayan, Tuhan menyentuh hati Pater Agus dan memanggil dia untuk menjadi penjala manusia.

Pater Agus pun memutuskan untuk menjadi seorang calon imam dan memilih bergabung dalam Tarekat Misionaris Hati Kudus (MSC).

Setelah ditahbiskan imam dan bertugas sebagai neomis di Paroki St. Fransiskus Xaverius Katedral Ambon, Pater Agus dibenuming untuk tugas yang cukup berat yaitu sebagai Kepala Sekolah STM/SMK Siwa Lima Langgur, sekolah yang merupakan hasil karya para Bruder MSC.

BACA JUGA:  Rayakan HUT Ke-8 Jemaat GPM Kategorial Polri Dian Kasih Gelar Ibadah Syukur

Pater Agus kemudian kembali lagi untuk menjalankan perutusannya untuk periode kedua pada lembaga yang sama yakni sebagai Ketua Yayasan Siwa Lima Langgur.

Pater Agus memiliki bakat seni khususnya dalam bidang olah vocal. Dimana dia bertugas, Pater Agus memberi perhatian khusus dalam bidang ini.

Sebagai seorang imam yang sehari-hari merayakan liturgi, Pater Agus merasa perlu mempersiapkan umat supaya mampu menjadi pelayan liturgi dengan baik, sebagai pemazmur maupun penyanyi di koor.

Pastor Agus Soplanit, MSC saat memimpin perayaan Ekaristi

Maka di tempat di mana ia bertugas, Pater Agus membentuk beberapa kelompok koor yang bertujuan agar umat dapat memuliakan Tuhan dengan nyanyian yang baik, sebagaimana kata Santo Agustinus dari Hippo, uskup dan pujangga Gereja: “Qui bene cantat, bis orat secara harfiah berarti” (Ia yang bernyanyi dengan baik sama dengan berdoa dua kali). Pater Agus bahkan mengajak umatnya untuk tidak hanya puas pada level kabupaten tetapi harus berprestasi lagi lebih tinggi, di tingkat provinsi, nasional, dan internasional.

Pater Agus juga dikenal sebagai pribadi yang tegas namun ramah dan baik hati, sehingga dikenal luas di kalangan umat. Ia pribadi yang hangat dan peduli kepada orang lain.

Pada tanggal 25 Juli 2023, Pater Agus merayakan 25 Tahun Imamat dalam perayaan Ekaristi di Gereja Paroki St. Fransiskus Xaverius Kuta – Bali, bersama dengan umat.

Secara tidak disengaja, Pater Agus memilih Gereja St. Fransiskus Xaverius Kuta, nama pelindung Gereja yang sama ketika dia dibaptis menjadi Katolik, ditahbiskan imam 25 tahun yang lalu dan menjalani masa neomis di Gereja St. Fransiskus Xaverius Ambon.

BACA JUGA:  Pemprov Gelar Apel Kebangsaan dan Doa Bersama Membangun Indonesia

Pater Agus berada di Bali karena liburan dan sekaligus menghadiri “The 12th Bali International Choir Festival 2023” bertepatan pada HUT Imamatnya.

Namun Tuhan berkehendak lain, Pater Agus menghembuskan nafas terakhir di RS Siloam Bali pada hari Kamis, 27 Juli 2023, Pkl. 00.23 Wita, dalam usia 59 tahun, 11 bulan; 32 tahun sebagai MSC dan 25 tahun sebagai imam.

Pater Agus, kini engkau telah bergabung dengan paduan suara para malaikat di surga sebagaimana dikatakan dalam Lukas 2:13-14: “dan tiba-tiba tampaklah … sejumlah besar bala tantara surga yang memuji Allah, katanya: Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya”.

Jenazah Pater Agus akan dikebumikan di San Diego Hills pada pada hari Sabtu 29 Juli 2023, diawali dengan misa pelepasan jenasah pada pkl. 08.00 Wib.

Pastor Agus Soplanit, MSC (dok-pribadi)

Berikut Curriculum Vitae PATER AGUSTINUS SOPLANIT, MSC

(27 Agustus 1964 – 27 Juli 2023)

Lahir : 27 Agustus 1964 di Ambon, anak ke 7 dari 9 bersaudara (4 laki-laki dan 5 perempuan)

Baptis : 9 September 1975 di Paroki St. Fransiskus Xaverius – Ambon

Nama Ayah : Andreas Thomas Soplanit

Nama Ibu : Ariantje Lekatompassy

PENDIDIKAN/PEMBINAAN:

 1970 – 1976 : SD Xaverius C, Ambon

 1977 – 1979 : SMP Xaverius Ambon

 1980 – 1983 : SMA Negeri II Ambon

BACA JUGA:  PMKRI Ambon Kritik Kepala Bimas Katolik Kanwil Agama, Buce Ajak Dialog

 1983 – 1987 : Universitas Pattimura – Ambon

 1989 – 1997 : Filsafat dan Teologi di STF Seminari Pineleng, Sulawesi Utara

 14 Juli 1990 : Memulaikan masa Novisiat MSC di Karanganyar – Kebumen, Jawa Tengah

 15 Juli 1991 : Berkaul pertama sebagai MSC di Karanganyar – Kebumen, Jawa Tengah

 5 Oktober 1996 : Berkaul kekal sebagai MSC di Pineleng, Sulawesi Utara

 2 Agustus 1997 : Tahbisan diakon oleh Mgr. Josephus Suwatan MSC di Pineleng, Sulawesi Utara

 25 Juli 1998 : Tahbisan imam oleh Mgr. P. C. Mandagi MSC di Gereja St. Fransiskus Xaverius – Ambon

FUNGSI/TUGAS YANG DIEMBAN:

1998 – 1999 : Pastor pembantu di Gereja St. Fransiskus Xaverius Katedral Ambon, Keuskupan Amboina

1999 – 2003 : Kepala Sekolah di SMK Siwa Lima Langgur, Maluku Tenggara

2004 – 2007 : Pastor Paroki St. Agustinus & St. Matius Darit, Keuskupan Agung Pontianak

2008 – 2009 : Pastor Rekan Paroki Damai Kristus, Kampung Duri, Keuskupan Agung Jakarta

2009 – 2011 : Pastor Kepala Paroki Sta. Maria Bunda Pengantara Cideng, Keuskupan Agung Jakarta

2011 – 2013 : Pastor Rekan Paroki St. Kristoforus Grogol, Keuskupan Agung Jakarta

2013 – 2014 : Tim dan Bendahara Wisma Gonzalo Veloso, Ambon

2014 – 2022 : Ketua Yayasan Siwa Lima Langgur, Maluku Tenggara

2020 – 2022 : Pemimpin KBM Langgur, Maluku Tenggara

2022 – 2023 : Pastor Kepala Paroki St. Maria Fatima Kelapa Lima, Keuskupan Agung Merauke

Pater Agus yang terkasih, selamat jalan ke rumah Bapa. Kami akan selalu mengenang kehadiranmu konfrater dan imam kami. (saswaty matakena)