AMBON, LaskarMaluku.com – Ambon Bodewin Wattimena memimpin doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di Kota Ambon.

Doa tersebut dipanjatkan saat apel pagi Pemerintah Kota Ambon di Balai Kota Ambon, Senin (12/10). Bodewin mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar hujan segera turun dan kondisi alam kembali membaik.

Kemarau berkepanjangan menjadi perhatian pemerintah karena kondisi lahan yang kering dapat meningkatkan risiko kebakaran. Asap akibat kebakaran juga berpotensi memperburuk kualitas udara dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bodewin meminta camat, lurah, raja, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus berdoa dan mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan menghadapi kondisi tersebut.

Selain mengajak masyarakat berdoa, pemerintah daerah perlu memperkuat langkah pencegahan kebakaran dan penanganan dampak kabut asap.

Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan maupun membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta menjaga lingkungan, menggunakan air secara bijak, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Risiko kemarau panjang juga perlu diantisipasi melalui peningkatan kewaspadaan di wilayah yang rawan kebakaran. Upaya tersebut penting untuk mencegah meluasnya kebakaran dan mengurangi dampak asap terhadap kesehatan warga.

Fenomena El Nino turut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam mengantisipasi kondisi kering. Namun, perkembangan cuaca dan prakiraan curah hujan tetap perlu mengacu pada informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Prakiraan peningkatan curah hujan pada Maret 2027 yang disebut dalam informasi pemerintah perlu terus dipantau melalui pembaruan BMKG agar masyarakat dapat menyesuaikan langkah antisipasi.

Dirinya berharap doa bersama tersebut memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi kemarau panjang.

Walikota juga mengajak warga tetap waspada terhadap potensi kebakaran, menjaga kesehatan di tengah kabut asap, serta bersama-sama melindungi lingkungan hingga kondisi cuaca kembali membaik. (L06)