AMBON, LaskarMaluku.com – Universitas Pattimura (Unpatti) menetapkan sebanyak 2.041 peserta lulus Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Mandiri Tahun 2026. Para peserta yang dinyatakan lulus berhak melanjutkan ke tahapan registrasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan universitas.
Pengumuman tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc., dalam konferensi pers yang berlangsung di Lantai II Gedung Rektorat Universitas Pattimura, Rabu, 8 Juli 2026.
Prof. Malle menjelaskan, sebanyak 3.152 peserta mengikuti UTBK Mandiri Tahun 2026. Berdasarkan hasil seleksi, 2.041 peserta dinyatakan lulus, sementara peserta lainnya belum berhasil memenuhi persyaratan seleksi pada gelombang pertama.
“Universitas Pattimura memiliki total daya tampung sebanyak 7.041 mahasiswa baru pada Tahun Akademik 2026/2027. Hingga saat ini, sebanyak 1.475 calon mahasiswa telah melakukan registrasi ulang melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sedangkan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tercatat 1.855 calon mahasiswa telah menyelesaikan registrasi ulang. Sementara itu, pada Seleksi Mandiri UTBK Gelombang I, sebanyak 3.152 peserta mengikuti ujian dan 2.041 peserta dinyatakan lulus,” ujar Prof. Malle.
Masih tersedianya daya tampung pada sejumlah program studi mendorong Universitas Pattimura membuka kembali Seleksi Mandiri Gelombang II. Kesempatan ini ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP, SNBT, maupun Seleksi Mandiri UTBK Gelombang I.
Namun demikian, tidak seluruh program studi kembali dibuka. Prof. Malle menegaskan terdapat tiga program studi yang telah memenuhi kuota penerimaan sehingga tidak lagi menerima pendaftar pada Seleksi Mandiri Gelombang II, yakni Program Studi Pendidikan Dokter, Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, dan Program Studi Ilmu Hukum.
Ia mengimbau calon mahasiswa untuk mempertimbangkan program studi lain yang masih tersedia. Menurutnya, berbagai program studi di Universitas Pattimura tetap memiliki kualitas akademik yang kompetitif dan prospek karier yang luas.
“Kami mengajak para calon mahasiswa untuk tidak terpaku pada program studi tertentu. Banyak program studi di Universitas Pattimura yang memiliki kualitas akademik baik dan peluang kerja yang menjanjikan,” kata Prof. Malle.
Prof. Malle berharap pembukaan Seleksi Mandiri Gelombang II dapat menjadi kesempatan kedua bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Pattimura pada Tahun Akademik 2026/2027.
Pendaftaran Seleksi Mandiri Gelombang II dijadwalkan berlangsung pada 10–14 Juli 2026. Pelaksanaan ujian akan dilaksanakan pada 15–18 Juli 2026, sedangkan hasil seleksi diumumkan pada 19–20 Juli 2026.
Menurut Prof. Malle, percepatan seluruh tahapan penerimaan mahasiswa baru dilakukan agar proses registrasi selesai tepat waktu sehingga pelaporan kepada pemerintah dapat dipenuhi dan seluruh mahasiswa baru dapat mengikuti kegiatan akademik sejak awal semester.
Dalam kesempatan yang sama, Universitas Pattimura juga menyampaikan permohonan maaf kepada peserta UTBK Mandiri di beberapa lokasi ujian, khususnya Kota Tual, yang mengalami penundaan pelaksanaan ujian akibat gangguan jaringan internet yang dipicu kondisi cuaca buruk.
“Penundaan tersebut terjadi karena gangguan jaringan akibat hujan dan angin kencang, bukan karena kendala pada sistem pelaksanaan ujian. Universitas memastikan seluruh peserta tetap memperoleh kesempatan mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah disesuaikan,” tegas Prof. Malle.
Pihak universitas memastikan penyesuaian jadwal telah dilakukan sehingga seluruh peserta terdampak tetap memperoleh hak yang sama untuk mengikuti proses seleksi tanpa mengurangi standar pelaksanaan ujian. Hotumesse. (L05)







