Share

LASKAR – Sejumlah pejabat di Maluku dan tenaga kesehatan yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19 pada tanggal 15 Januari 2021 lalu tidak ada yang mengalami komplikasi maupun mengeluhkan adanya efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari Vaksin Covid-19 Sinovac.

“Dari semua yang telah divaksinasi, tidak ada satupun yang keluhkan efek samping, termasuk yang divaksinasi perdana di RSUP dr. Leimena Ambon pekan lalu,”ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung, Selasa (18/01/2021).

Menurut Rerung, dua Rumah Sakit Rujukan yang sudah disiapkan di Kota Ambon untuk menangani orang-orang yang mengalami keluhan efek samping atau komplikasi pasca disuntik Vaksin Covid ternyata tidak ada.

BACA JUGA:  Pemkot Ambon Serahkn KUA-PPAS APBD Perubahan 2020 dan APBD 2021 ke Dewan

Lantaran itu, Rerung menghimbau masyarakat untuk jangan takut menjalani vaksin. Pasalnya, yang sudah menjalani vaksin sebelumnya tidak mengalami komplikasi atau efek samping lainnya.

“Dua Rumkit yang disiapkan ini adalah RSUP dr. Johanes Leimena dan juga RSUD dr. M. Haulussy Ambon sudah dipersiapkan untuk mengantisipasi komplikasi atau efek samping pasca divaksinasi yaitu RSUP dr. J. Leimena dan RSUD dr. M. Haulussy Ambon, namun tidak ada yang dirujuk karena semua baik-baik saja termasuk 36 orang yang divaksin perdana bersama Pak Gubernur Maluku di RSUP dr. Johanes Leimena pada 15 Januari lalu,”jelasnya.

Untuk diketahui, program vaksinasi Covid-19 di Maluku sendiri telah mulai berjalan sejak 15 Januari pekan lalu yang ditandai dengan penyuntikan vaksin Sinovac perdana kepada sejumlah pejabat termasuk Gubernur Maluku di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP. dr. Johanes Leimena Ambon yang kemudian disusul vaksinasi bagi tenaga kesehatan yang ada di Kota Ambon dan terus berjalan hingga hari ini. (L02)

BACA JUGA:  Sekot : Pemkot Ambon Perioritas P3K Yang Sudah Lama Mengabdi