Share

LASKAR – Ujian Sekolah (US) jenjang SMP/MTS se-kota Ambon Provinsi Maluku tahun ajaran 2021-2022 hari ini berlangsung secara serempak.

Wakil Walikota Ambon Syarief Hadler membuka sampul ujian Sekolah untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama berlangsung di SMPN 2 Ambon, Selasa (19/4/2022), didampingi kepala Sekolah SMPN 2 Ambon Gani Suat

Kepada siswa Wakil Walikota Ambon Syarief Hadler memberikan support dan yakin jika semua siswa-siswi yang akan mengikuti ujian telah berdoa bersama keluarga di rumah masing-masing meminta tuntunan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar memberikan kelancaran dalam menghadapi ujian sekolah.

Selain doa, Hadler menambahkan, para siswa juga harus memperhatikan kesehatan agar sehat walafiat dalam mengikuti US.

BACA JUGA:  Wawali Minta Masyarakat Bijak Dalam Bermedsos

“Kami sangat yakin siswa-siswi SMP Neg 2 dapat mengharumkan keluarga dan sekolah ini dengan mendapatkan nilai terbaik dan dinyatakan lulus 100 persen,”kata Hadler memberi semangat seraya berpesan untuk mengerjakan soal-soal secara teliti tidak perlu gegabah dan jangan gugup.

“Selamat mengikuti Ujian Sekolah dan sukses bagi siswa-siswi terbaik dan raih cita-cita kalian setinggi-tingginya. Mungkin saja dari 359 orang pagi hari ini yang ikut ujian suatu saat akan menjadi pejabat di Pemerintah Kota Ambon bahkan bisa menjadi Walikota dan Wakil Walikota yang akan datang. Tidak menutup kemungkinan itu semua menjadi rahasia Tuhan dan apa yang akan terjadi besok tentu semuanya dalam tangan Tuhan,”ungkapnya.

BACA JUGA:  Wattimena Apresiasi TMMD ke -133 di Dusun Waringin Cap dan Dusun Talaga Pange

Pada kesempatan yang sama Kepala Sekolah SMP Neg 2 Ambon Gani Suat menjelaskan, 359 peserta ujian dibagi dalam 24 ruangan, satu ruangan 15 orang sesuai dengan prokes yang diterapkan.

“Kalau ujian biasa sebelum COVID itu peserta ujiannya 20 siswa dalam satu ruangan belajar, tetapi dalam situasi pandemi saat ini kami menerapkan sesuai standar hanya 15 siswa dengan tetap menjaga prokes,”jelasnya.

Untuk mata pelajaran, Suat menjelaskan jika ada sepuluh mata pelajaran selama empat hari ujian. “Mulai dari PKN Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA dan IPS dan Agama, Hari pertama ini kita mulai dengan PKN dan Agama,”rincinya.

Suat mengaku bersyukur pada Tuhan walaupun pembelajaran daring selama dua tahun akibat pandemic COVID-19, namun bersyukur bahwa Bulan Februari lalu sudah melakukan pembelajaran tatap muka sehingga mempersiapkan anak-anak untuk mengikuti ujian hari ini. (L06)