AMBON, LaskarMaluku.com – Panitia Apel Akbar 10. 000 Pemuda Katolik Maluku, melaksanakan komunikasi intensif dengan berbagai pihak guna mensukseskan kegiatan apel Akbar yang akan digelar di Larat Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) pada tanggal 24 – 28 Oktober 2026 mendatang.
Langkah koordinasi itu dilaksanakan untuk mematangkan seluruh perencanaan kegiatan yang bakal digelar pada puncak acara nanti.
Sebelumnya, panitia telah melakukan komunikasi dengan Ketua DPRD provinsi Maluku, Benhur George Watubun terkait dengan permintaan dukungan deviasi kapal perintis untuk mengangkut peserta pemuda Katolik dari sejumlah wilayah kabupaten kota di Maluku serta permohonan dukungan dari lembaga aspirasi masyarakat Maluku guna menyukseskan pelaksanaan kegiatan apel Akbar.
Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD provinsi Maluku, Benhur George Watubun mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan dimaksud.
Selain itu, panitia juga melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak Balai Jalan Nasional Wilayah Maluku pada Kamis (9/7/2026) lalu. Kemudian pada hari Jumat (10/7/2026) panitia terus melakukan penyampaian aspirasi ke kantor dewan pimpinan wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku di jalan Jenderal Sudirman.
Proses penyampaian aspirasi ke Partai asuhan Muhaimin Iskandar ini, diterima oleh anggota Fraksi PKB DPRD provinsi Maluku, Ari Sahertian dan Nina Batuatas, didampingi Sekretaris DPW PKB Maluku, Lucky Batmomolin.
Pertemuan dimaksud dalam rangka meminta dukungan Fraksi PKB dan DPW PKB Maluku terkait apel Akbar 10 ribu Pemuda lintas iman.
Tidak sampai disitu, Panitia Apel Akbar 10 000 Pemuda Katolik Maluku melakukan kunjungan ke Perumda Panca Karya, guna kordinasi dan konsultasi serta berdiskusi terkait kegiatan Apel Akbar yang akan diselenggarakan di Saumlaki -Larat, pada tanggal 24 – 28 Oktober 2026.
“Tentu kami mengapresiasi sekaligus mensupport kegiatan Akbar ini, dan berbagai hal menyangkut dukungan tentu kami akan mempelajari lebih lanjut,” kata Dirut Perumda Panca Karya, Ranny Tualeka. Pertemuan terbatas itu ikut dihadiri oleh Direktur operasional Perumda PD Panca Karya, Sarifuddin GO, Dewan Pengawas PD Panca Karya, Orlando Petrus.
Rany Tualeka mengemukakan, terkait program Perumda dengan inovasi manajemen baru berbasis tata kelola korporasi yang bersih, transparan, dan profesional saat ini dalam proses pembenahan.
Langkah strategis ini diambil guna mengakselerasi performa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Maluku agar adaptif terhadap dinamika industri modern dan mampu mendongkrak peningkatan pendapatan asli daerah dari berbagai sektor.
Hal itu dikemukakan Tualeka saat pertemuan terbatas ini. Dalam pertemuan itu, perwakilan Dewas dan Dir. Operasional juga mendukung kegiatan dalam membantu mobilasasi sistim Deviasi Kapal yang dapat membantu kegiatan Panitia Apel Akbar 10.000 Pemuda Katolik dari setiap wilayah kabupaten sesuai mekanisme dan kewenangan yang dimiliki Perumda Daerah ini.
Ketua Panitia Pelaksana Apel Akbar 10.000 Pemuda Katolik, Costansius Kolatfeka mengatakan kepada Direktur Perumda Maluku Panca Karya, program dengan pola kinerja menajemen yang baik ditengah efisiensi, namun tetap mengusahakan keberlanjutan kinerja perusahaan daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga apa yang menjadi ketentuan jangan sampai kita menabrak aturan yang tidak beralasan.
Direktur Perumda Panca Karya berharap agar Pemuda Katolik dan Organisasi Masyarakat lainnya di Maluku sebagai garda penyeimbang pemerintah serta mendukung keberlangsungan kinerja baik perumda Panca Karya sehingga landasan aturan yang di kemukakan diatas dapat menjadi pemahaman agar mekanisme yang saat ini kita jalankan dalam kelemahan dan keterbatasan dapat dipahami sehingga kami terus berupaya untuk membuat program-program dalam mendukung kinerja Pemerintah Daerah.
Dalam kinerja Pemuda Katolik saat ini, tetap menjadi Organisasi yang terbuka bagi masukan diskusi dalam membantu berbagai pihak untuk melihat kepentingan publik guna membangun positif thinking, imbuh Ketua Panitia Apel Akbar 10.000 Pemuda Katolik, Costansius Kolatfeka.
Panitia mengapresiasi Perumda Panca Karya yang telah membuka diskusi dan terbuka dalam segala bentuk kritikan yang berdasar dan data yang relevan. (L05)
