Share

AMBON, LaskarMaluku.com – Sebanyak 30 calon pekerja asal Kota Ambon tengah mempersiapkan proses untuk keberangkatan ke Australia, dan 118 orang yang telah lolos seleksi di minta mendaftarkan ulang untuk keberangkatan

“Jadi ada 30 peserta yang tengah mempersiapkan proses untuk keberangkatan sedangkan yang sisanya diminta daftarkan ulang kembali untuk berangkat ,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon, Steiven Patty, Jumat (28/7/2023).

Ia menjelaskan, mulanya ada 450 orang yang mengikuti seleksi awal, namun yang lolos hanya 148 orang.

Dari 148 itu, baru 30 diantaranya yang melakukan pendaftaran kembali sehingga mereka sudah siap diberangkatkan.

“Minggu depan nanti kami akan melaksanakan kegiatan untuk pengurusan vissa. Kemarin juga ada beberapa orang yang sudah kami daftarkan dalam pengurusan vissa itu. Jadi seluruh aktivitas terkait keberangkatan akan diurus semuanya dari Ambon,”jelasnya.

BACA JUGA:  Canangkan Hut Ke-447, Walikota Akui Louhenapessy-Hadler Ikut Memajukan Kota Ambon

Untuk jadwal pasti keberangkatan, menurut Patty tergantung dari proses pembuatan vissa itu selesai.

Diberitakan sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bekerjasama dengan Global Labour Solutions (GLS) untuk merekrut tenaga kerja asal Ambon yang ingin bekerja di Darwin, Australia.

Dalam kerjasama tersebut, saat ini tengah dibutuhkan dua jasa pekerja yakni di bidang peternakan dan perkebunan.

Di bidang peternakan, dibutuhkan pria pada bagian pemotongan hewan dan wanita untuk bagian packing daging.

Sementara bidang perkebunan, dibutuhkan pria atau wanita untuk ditempatkan pada bagian jasa packing buah dan petik buah.

Dirinya juga mengaku pihaknya melakukan kerjasama dengan investor yang bersedia untuk siapkan dana keberangkatan bagi calon pekerja Australia.

BACA JUGA:  Widya Launching Pojok Peduli TBC Stunting Mandiri di Kelurahan Nusaniwe

Menurutnya, kerjasama itu diambil sebagai bentuk antisipasi masalah pembiayaan keberangkatan disamping ada solusi mengambil Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Mandiri.

“Ini untuk mengantispasi jadi saya kerjasama dengan ada investor yang bersedia untuk menyiapkan dana untuk keberangkatan,” kata Steiven

Cara kerja peminjaman dana dari investor ke calon pekerja ini mekanismenya hampir sama dengan pengambilan KUR. Yakni dengan cara setelah calon pekerja sampai ke tempat kerja di Australia barula mereka menyicil peminjaman dana itu dengan bunga yang sangat kecil.

“Karena permasalahan kemarin kan menyangkut dengan pembiayaan, jadi hadirlah pemerintah disitu bagaimana mengatasi solusi itu,”tutup Patty. (L06)