Share

LASKAR – Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, dan Kota Ambon, Maluku, menjajaki kerja sama bidang pariwisata dan kebudayaan.

Wakil Walikota Surakarta Achmad Purnomo di Ambon, Kamis, menyatakan, kunjungan ke Ambon bukan hanya untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga menjajaki kerja sama bidang pariwisata dan kebudayaan.

“Kunjungan rombongan ke Kota Ambon memberikan manfaat dan kenangan yang manis. Kami belum pernah mengunjungi tempat seindah Ambon karena dikelilingi pantai dan laut, berbeda dengan di Surakarta yang dikelilingi gunung, tidak punya laut dan pantai,” katanya.

Menurut dia, potensi tiga sektor yakni pariwisata, investasi dan perdagangan, menjadi faktor utama penjajakan kerjasama, yang dapat ditindaklanjuti dalam MOU atau kerjasama dalam bentuk lain antara Kota Surakarta dan Ambon.

BACA JUGA:  Bupati Malra Resmikan Layanan e-KTP di Kei Besar

“Berbagai destinasi wisata di negera lain sering kita lihat dalam bentuk promosi secara bebas di Indonesia, hal ini tentu merupakan tantangan tersendiri bagi kita di sektor pariwisata Indonesia terutama pantai dan laut,” ujarnya.

Wawali Achmad menjelaskan, pengembangan sektor pariwisata tidak dapat dilakuan sendiri, tetapi dibutuhkan kerja sama untuk mengemas pariwisata yang menarik.

“Mengembangkan pariwisata tidak bisa mengenyampingkan wisata penunjang seperti wisata belanja dan kuliner,” katanya.

Di Solo lanjutnya, terkenal dengan wisata belanja batik, sedangkan di Ambon wisata laut dan pantai sangat menarik bagi para wisatawan, jika dikemas dengan baik maka akan memberikan dampak positif.

“Kami berharap kunjungan yang kami lakukan saat ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan kebudayaan,” tandasnya.

BACA JUGA:  60 Sopir Angkot Datangi DPRD KKT Pertanyakan Bansos

Sementara itu Asisten II Pemkot Ambon Roby Silooy menyampaikan terima kasih atas kunjungan Pemkot Surakarta ke Kota Ambon.

Kunjungan yang dilakukan bukan sekadar mencari informasi, tetapi pihaknya mendapat banyak informasi terhadap perkembangan kota Surakarta yang dapat ditindaklanjuti di Ambon.

“Mungkin ke depan dilakukan perjanjian kerja sama dengan “Solo city of Batik” serta “Ambon city of music” yang diawali dengan tukar informasi guna pengembangan pariwisata,” katanya. (R0M)