Share

AMBON, LaskarMaluku.com – Kepengurusan tiga Organisasi Kemasyarakatan (ormas) Katolik di Maluku, yakni Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) Provinsi Maluku, Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Provinsi Maluku dan Pemuda Katolik Komisariat Daerah Maluku, resmi dilantik.

Proses pelantikan dilakukan oleh masing-masing pengurus pusat yang diawali dengan Perayaan Ekaristi dengan Selebran Utama Uskup Diosis Keuskupan Amboina Mgr Seno Ngutra didampingi Pastor Penasehat Rohani, RD.Ignasius Refo, yang berlangsung di lantai 5 gedung DPRD Provinsi Maluku, Karang Panjan Ambon.

Dalam homilinya, Uskup Seno Ngutra mengatakan, pelantikan tiga ormas Katolik hari ini sesuai liturgi Gereja Katolik bertepatan dengan Hari Raya Santa Maria sebagai Bunda Gereja.

Kendati tiga ormas yang akan dilantik ini belum memberikan kontribusi banyak untuk Maluku, namun Uskup yakin kedepan akan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, gereja, bangsa dan negara.

Uskup Seno Ngutra mengingatkan tiga ormas ini bahwa dibalik berita-berita hoax yang tersebar dimana-mana, Maria adalah model bagi tiga Ormas Katolik yang dilantik hari ini untuk mewartakan injil, dan bersaksi sebagai orang Katolik.

BACA JUGA:  Walikota Ambon Terima Trophy Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

“Dan kalau kita melihat apa yang dibuat oleh Maria dalam cetakan Kitab Suci, perempuan ini tidak banyak berbicara dia hanya berbicara pada saat tertentu dan kata-kata yang dikeluarkan akan mendatangkan dampak bagi orang lain. Karena itu, tiga organisasi ini, maupun organisasi yang lain belajar dari Maria adalah belajar untuk mendengarkan, karena banyak orang jago berbicara, pintar merangkai kata tetapi hanya sedikit yang mampu untuk mendengar,”ungkap Uskup.

Hal kedua yang kita belajar dari Maria adalah, walaupun banyak cobaan, banyak godaan, banyak penderitaan, tetapi iman Maria kepada Tuhan tetap utuh, tetap jalan terus. “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMU”.

Kata-kata Maria ini tidak mengingkari bahwa ada tantangan, ada cobaan, ada sakit dan penderitaan. Sebab Maria percaya dibalik semua derita ada kuasa Allah untuknya.

BACA JUGA:  Sadali Ie Pimpin Dewan Masjid Indonesia Wilayah Maluku Masa Bakti 2023-2028

Karena itu, baik PWKI, ISKA dan Pemuda Katolik di Maluku, belajarnya dari Maria. “Jika kalian dalam suasana galau, disepelehkan, tidak dihargai, tetapi percayalah seperti Maria, tujuan anda jelas, bahwa anda menjadi pewarta sukacita di zaman ini,”harap Uskup.

Hal yang ketiga, Uskup mengatakan, anda adalah corong gereja untuk masyarakat, corong gereja untuk negara, dan corong gereja untuk bangsa ini.

“Dan Ekaristi Kudus adalah saat-saat dimana anda mengenyangkan roh anda, jiwa anda, sehingga apa yang anda wartawakan lewat peran atau lewat apapun, ketika anda berbicara, ketika anda bersaksi betul-betul menjadi saksi yang Kristiani bukan hanya sekedar manusia, tetapi manusia kristiani,”harap Monsinyur seraya menambahkan, itu berarti suara anda, kata-kata anda, tulisan anda perbuatan-perbuatan anda harus menciri khaskan bahwa anda adalah seorang Murid Kristus.

BACA JUGA:  Abaikan Kesejahteraan Pegawai, Dirut RSUD Haulussy Hanya Perkaya Diri

Lantaran itu, Uskup mengajak baik PWKI, ISKA dan Pemuda Katolik di Maluku jangan pernah takut, Tuhan melalui Roh KudusNYA sedang berkarya dan pasti dia akan menyertai kalian sampai selamanya.

Sementara itu, pengurus Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) Maluku periode 2024-2027 diketuai Saswaty Matakena,S.Hut Pemimpin Redaksi media online LaskarMaluku.com dilantik oleh Wakil Ketua Umum PWKI Pusat Mercy Tirayoh.

Pengurus Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Maluku periode 2024-2027, yang diketuai Dr.Andreas.M.D Ratuanak, SH.M.Hum.M.M dilantik oleh Wakil Sekretaris Umum Wahyu dan pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah Maluku yang diketuai Dominicus D Oratmangun dilantik oleh Ketua Umum, Stefanus Gusma.

Acara pelantikan tiga Ormas Katolik ini diakhiri dengan Diskusi Panel dengan menghadirkan narasumber Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta dan tiga pengurus pusat dipandu host Yosi Wokanubun dengan tema, “Maluku Dalam Bingkai Politik Nasional”. (L02)