Ambon, LaskarMaluku.com – Dinas Informatika dan Persandian Kota Ambon menggelar kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi Sistem Lapor Berita (SLABER) kepada media online yang telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kota Ambon.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/4) di Ruang Rapat Balai Kota Ambon, Gedung B Lantai 2 tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas koordinasi, transparansi, serta akuntabilitas dalam kerja sama publikasi antara pemerintah daerah dan media massa.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Ambon Ronald H. Lekransy menjelaskan bahwa SLABER merupakan platform digital bagi media mitra untuk mengunggah tautan publikasi berita, sarana korespondensi, sekaligus menjadi basis data company profile media kerja sama.

Menurutnya, aplikasi ini diharapkan mampu mendukung proses monitoring dan evaluasi pemberitaan media oleh Pemerintah Kota Ambon secara lebih efektif, cepat, dan terintegrasi.

Ia menuturkan, SLABER dibentuk sebagai respons atas pesatnya perkembangan media digital serta kebutuhan akan sistem pelaporan berbasis teknologi yang lebih modern dan efisien.

“Pers memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, hubungan kemitraan ini perlu diperkuat melalui sistem yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menambahkan, fungsi pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga keseimbangan demokrasi dan mendorong kemajuan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Selain itu, implementasi aplikasi ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menekankan pentingnya akses informasi yang cepat, tepat, dan terbuka bagi masyarakat.

Kadis Kominfo menjelaskan, manfaat aplikasi SLABER bagi media antara lain penyimpanan dokumen kerja sama seperti NPWP, akta pendirian perusahaan, dan dokumen pendukung lainnya secara online dan terintegrasi.

Selain itu, laporan publikasi media yang sebelumnya disampaikan secara manual kini dapat dilakukan secara digital melalui laman resmi monevmedia.ambon.go.id, sehingga lebih praktis dan terdokumentasi.

Sementara bagi Pemerintah Kota Ambon, aplikasi ini berfungsi sebagai dashboard monitoring untuk mengukur efektivitas publikasi media kerja sama secara real-time, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan dan keberlanjutan kerja sama pada tahun berikutnya.

Ia berharap penerapan SLABER dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pers dalam mendukung penyebarluasan informasi pembangunan daerah yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik di Kota Ambon.(L06)