AMBON, LaskarMaluku.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan seluruh proses seleksi Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) atau Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon harus dihormati dan dijalani sesuai aturan yang berlaku, tanpa manuver maupun upaya mempengaruhi proses.

Hal itu disampaikan Bodewin saat diwawancarai di Balai Kota Ambon, Rabu (22/4).

Menurutnya, jika jabatan Sekretaris Daerah dimaknai sebagai kehendak Tuhan, maka setiap peserta harus menjalaninya dengan sikap taat, patuh, dan menghormati seluruh tahapan seleksi.

“Kalau jabatan ini dimaknai sebagai kehendak Tuhan, maka jalani dengan benar. Ikuti, taati, dan patuh terhadap seluruh tahapan serta mekanisme yang berlaku. Jangan bikin gaduh, jangan cari jalan belakang,” tegas Wattimena.

Ia meminta semua pihak berhenti menggiring opini seolah-olah hasil seleksi bisa diatur atau ditentukan oleh kepentingan tertentu. Menurutnya, proses seleksi berjalan terbuka dan profesional.

“Yakin saja, siapa yang berkenan dan layak, dialah yang akan terpilih. Bukan karena tekanan, bukan karena lobi, dan bukan karena permainan,” katanya.
Bodewin menjelaskan, tahapan tes kesehatan telah dilalui para peserta dan proses berikutnya akan tetap berjalan sesuai jadwal.

Ia juga memberi semangat kepada empat calon Sekkot Ambon yang masih bertahan dalam seleksi, yakni Apries Gasperzs, Steven Dominggus, Robby Sapulette, dan Richard Luhukay.
“Empat calon ini harus tetap fokus, jaga integritas, dan tunjukkan kemampuan. Tuhan berkati seluruh proses ini,” pungkasnya.(L06)