AMBON, LaskarMaluku.com – Bodewin Wattimena memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bergerak cepat menangani persoalan pohon tumbang yang kembali terjadi di Kota Ambon dan menyebabkan tiga warga terluka.

Instruksi tegas itu ditujukan kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta OPD teknis lainnya.

Walikota menegaskan, kejadian pohon tumbang tidak boleh terus berulang. Karena itu, seluruh OPD diminta segera turun ke lapangan untuk mendata pohon-pohon rawan tumbang di sepanjang ruas jalan, kawasan permukiman, dan titik ramai aktivitas warga.

“Ini bukan kejadian pertama. Jangan tunggu korban berikut baru bergerak. Segera pangkas, rapikan, atau tebang secara terkontrol pohon yang membahayakan masyarakat,” tegas Wattimena dalam rilis yang diterima media Rabu (29/4).

Ia menilai keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, apalagi saat musim hujan dengan intensitas tinggi yang kerap disertai angin kencang.

Selain penanganan di lapangan, Dinas Kesehatan juga diperintahkan memberikan pendampingan penuh kepada tiga korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Pemerintah meminta pelayanan medis dilakukan maksimal hingga korban pulih.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Ambon diminta segera melakukan pendataan lengkap terhadap insiden tersebut, termasuk penyebab kejadian, tingkat kerusakan, serta langkah tanggap darurat yang telah dilakukan.

Wattimena juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada saat hujan deras, khususnya ketika melintas di bawah pepohonan besar, lereng rawan longsor, maupun kawasan yang berpotensi terdampak bencana.

Pemerintah Kota Ambon memastikan langkah mitigasi akan diperkuat agar warga merasa aman dan terlindungi di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.(L06)