AMBON, LaskarMaluku.com – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan, khususnya dalam lingkungan keluarga, guna mencegah tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, terutama di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP).
Ajakan tersebut disampaikan Wattimena kepada media usai kegiatan silaturahmi dan pelepasan jemaah calon haji di Gedung Azhari, Senin (4/5).
Menurutnya, JMP dibangun sebagai infrastruktur strategis untuk mempercepat konektivitas dan transportasi di Kota Ambon, sehingga tidak semestinya dimanfaatkan untuk hal-hal negatif.
“JMP dibangun untuk mempercepat transportasi. Jangan sampai karena tindakan satu orang, kemudian memicu yang lain ikut melakukan hal yang sama,” tegasnya.
Ia menilai, pengawasan dari pemerintah memiliki keterbatasan, sehingga peran keluarga menjadi kunci utama dalam pencegahan.
“Kita bisa melakukan pengawasan seketat apa pun, tetapi kalau niat itu ada, sulit dicegah. Karena itu, peran keluarga sangat penting untuk saling mengingatkan,” ujarnya.
Wattimena juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil keputusan ekstrem dalam menghadapi persoalan hidup.
Ia menegaskan bahwa setiap masalah pasti memiliki jalan keluar.
“Sesulit apa pun hidup, pasti ada solusi. Jangan mengambil tindakan yang merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengkhawatirkan jika kondisi ini dibiarkan, akan muncul persepsi negatif terhadap JMP sebagai lokasi yang menakutkan, padahal fungsi utamanya adalah sebagai sarana transportasi publik.
“Nanti orang bisa takut melewati JMP, padahal itu bukan tujuannya. JMP harus menjadi solusi, bukan menimbulkan ketakutan,” jelasnya.
Terkait langkah penanganan, Pemerintah Kota Ambon telah berkoordinasi dengan pihak Balai Jalan sebagai pengelola jembatan. Namun, penutupan akses JMP dinilai bukan solusi yang tepat.
“Pengelolaan jembatan ada pada Balai Jalan. Kita sudah berkoordinasi, mungkin melalui imbauan seperti pemasangan spanduk dan sosialisasi. Tapi yang paling penting tetap peran keluarga,” ungkapnya.
Ia kembali menegaskan pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga fungsi fasilitas publik agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.(L06)
