AMBON, LaskarMaluku.com – Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon akan menjadi saksi sejarah perguliran kepemimpinan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) melalui penyelenggaraan Muktamar VIII ICMI pada 4–7 Desember 2026 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) ICMI, Priyo Budi Santoso, saat membuka Maluku Business Forum 2026 di Hotel Santika Ambon, Minggu (1/11/2026).

Priyo menjelaskan, Maluku Business Forum merupakan bagian dari rangkaian Road to Muktamar VIII ICMI yang dipusatkan di Auditorium Universitas Pattimura. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Orwil ICMI Maluku, Dr. Ruslan Tawari, atas upaya dan lobi yang dilakukan hingga Maluku dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional tersebut.

Menurut Priyo, Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan kesediaannya untuk membuka Muktamar VIII ICMI, meskipun lokasi pembukaan masih mempertimbangkan agenda kenegaraan Presiden.

Selain muktamar, rangkaian kegiatan nasional ICMI juga mencakup Konferensi Internasional Cendekiawan Perempuan, National Leadership Camp, serta sejumlah kegiatan sosial.

Sementara itu, Ketua MPW ICMI Orwil Maluku, Dr. Ruslan Tawari, menegaskan bahwa Maluku Business Forum 2026 menjadi ruang strategis untuk mendorong optimalisasi potensi energi, hilirisasi industri, dan investasi berkelanjutan di Maluku.

Ia menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam harus mampu memberikan nilai tambah bagi daerah, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjamin kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Mengusung tema “Dinamisasi Ekosistem Energi Maluku melalui Optimalisasi Potensi, Hilirisasi Industri dan Investasi Strategis untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan”, forum tersebut diharapkan menghasilkan kolaborasi nyata antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan panel diskusi yang dipandu Dr. Jufry Rais Pattilouw, dengan menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Rudy Imran dari VIPI IMPEX, serta Safitri Yanti Baharuddin dari New Zealand–Maluku Access to Renewable Energy Support (NZMATES).

Maluku Business Forum 2026 turut melibatkan unsur pemerintah daerah, Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Maluku, pengurus ICMI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui forum ini, ICMI berharap potensi energi dan sumber daya alam Maluku dapat dikelola secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat pembangunan nasional yang berkelanjutan.(L05)