AMBON, LaskarMaluku.com – Warga Kota Ambon kini mempunyai pilihan baru menikmati kuliner khas Maluku di WaiHaong Resto and Café yang terletak di samping gedung Islamic Center Waihaong.
Ditemani angin laut dan panorama teluk Ambon, tempat ini juga dirancang untuk berbagai kebutuhan mulai dari meeting, makan siang dengan rekan kerja, hingga sekedar bersantai bersama sahabat dan keluarga sambil menikmati indahnya sunset Kota Ambon.
Sesuai dengan slogannya, Premium Tropical Natural, Good Food, Good Breeze dan Good Time, tentunya WaiHaong Resto and café menyusun konsep makan bukan hanya soal apa yang ada diatas meja tetapi juga tentang suasana, kebersamaan dan pengalaman yang dibawa pulang.
WaiHaong Resto and Café, juga menawarkan perpaduan seafood bercitarasa Ambon dan suasana tropis natural di tepi Teluk Ambon.
Grand opening Waihaong Cafe and Resto dilakukan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, didampingi Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dan Ketua KADIN Maluku Sam Latuconsina.
Owner WaiHaong Resto and Cafe, June Carla Nanariain dalam sambutannya didampingi suami Levi Kariuw, mengatakan konsep tempat tersebut terinspirasi dari suasana cafe dan resto di Bali dan Lombok, tetapi tetap mempertahankan karakter kuliner Ambon.
“Konsepnya agak tropical natural, kami mencoba meniru konsep cafe and resto yang ada di Bali dan Lombok. Tetapi untuk cita rasanya kami tetap membawa citarasa Ambon, terutama kuliner Maluku seperti tuna dan cumi. Semua seafood,” ujar June.
Menurutnya, konsep tersebut sengaja dibuat agar pengunjung tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga menikmati suasana Teluk Ambon.

Kehadiran Hawaiian band dan musisi lokal nantinya akan melengkapi pengalaman pengunjung.
“Kami berharap tempat ini bukan saja menjadi tempat makan, tetapi juga menjadi tempat untuk menikmati suasana. Sembari menikmati Teluk Ambon yang indah, kapal-kapal dan suasana sunset,” katanya.
Waihaong Resto and café juga membawa misi ekonomi. Lokasi usaha tersebut merupakan aset Pemerintah Provinsi Maluku yang dikelola untuk kegiatan usaha.
June berharap keberadaan cafe tersebut dapat membuka ruang lebih besar bagi pelaku UMKM lokal untuk terlibat sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
“Semoga semakin menambah UMKM di Maluku dan memberdayakan UMKM di tengah kondisi efisiensi anggaran,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyambut kehadiran WaiHaong Resto and Café sebagai bagian dari tumbuhnya aktivitas usaha yang dapat menggerakkan ekonomi daerah.
“Ini sukacita besar bagi saya bisa hadir di momen ini. Pemerintah tentu mengapresiasi hadirnya Grand Opening WaiHaong Resto and Cafe,” kata Lewerissa.
Menurutnya, usaha kuliner seperti Waihaong memiliki peluang lebih luas karena tidak hanya menyasar masyarakat lokal. Lokasinya yang menghadap Teluk Ambon juga dapat menjadi daya tarik bagi tamu dari luar daerah yang datang untuk melakukan pertemuan maupun berwisata.
“Usaha seperti ini kami dukung karena mendukung roda ekonomi Maluku dan Kota Ambon. Ini juga bisa menjadi daya tarik bagi tamu-tamu dari luar untuk meeting dan berwisata,” ujarnya.
Gubernur berharap kehadiran WaiHaong Resto and Cafe tidak berhenti sebagai usaha yang ramai saat pembukaan. Ia justru menekankan pentingnya kemampuan pengelola menjaga keberlanjutan bisnis.
“Semoga WaiHaong Resto and café ini memberi inspirasi bagi UMKM besar yang lain untuk berkembang tetapi sekaligus memacu ekonomi Maluku dan Kota Ambon,” katanya.
Menurutnya, tantangan terbesar sebuah bisnis bukan pada bagaimana menarik perhatian saat grand opening, melainkan mempertahankan kualitas setelah usaha berjalan.
“Bisnis ini harus bertahan. Dengan pengalaman mengelola cafe di Ujung JMP, saya yakin WaiHaong Resto and café juga bisa survive,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan pengelola agar konsisten menjaga kualitas makanan sekaligus pelayanan kepada pelanggan.
“Paling penting jaga kualitas produknya. Dan yang utama adalah attitude atau pelayanan dari pegawai dan staf,” tandasnya.
Dengan konsep kuliner khas Maluku, panorama Teluk Ambon dan dukungan penampilan musisi lokal, Waihaong Cafe and Resto diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan baru wisata kuliner di Kota Ambon sekaligus membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang. (L02)









