AMBON, LaskarMaluku.com – BKKBN Maluku memperkuat pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Kepulauan Aru melalui sinergi lintas sektor dan optimalisasi Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Keluarga Berencana (DAK BOKB) Tahun 2026.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Mauliwaty Bulo di Aru, Rabu (4/3/2026), mengatakan penguatan program tersebut menjadi prioritas untuk memastikan pelayanan keluarga berencana, percepatan penurunan stunting, serta pembangunan keluarga berkualitas berjalan efektif hingga ke tingkat desa.
“Kunjungan kerja ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara BKKBN dan pemerintah daerah agar Program Bangga Kencana benar-benar menyentuh masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Aru,” kata dia.
Ia menjelaskan sejumlah kiat untuk memperkuat Program Bangga Kencana di Kepulauan Aru, antara lain meningkatkan peran penyuluh keluarga berencana (PKB) dan kader di lapangan, memperluas edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja, serta mengintegrasikan program percepatan penurunan stunting melalui pendekatan keluarga berisiko stunting.
Optimalisasi pemanfaatan DAK BOKB 2026, diarahkan untuk mendukung operasional pelayanan KB, penguatan kelompok kegiatan (Poktan) seperti Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia, serta peningkatan kapasitas aparatur dan kader di daerah terpencil.
Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam mendukung program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan Indonesia, Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), dan Lansia Berdaya.
Menurut dia, keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi pemerintah daerah, TP PKK, tokoh masyarakat, serta lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
Sementara itu, Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel menyampaikan terima kasih atas dukungan BKKBN Maluku yang membantu daerah dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mengintegrasikan program Bangga Kencana dalam perencanaan pembangunan daerah serta memastikan pemanfaatan DAK BOKB 2026 tepat sasaran dan akuntabel.
Dengan sinergi tersebut, kedua pihak berharap pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kepulauan Aru semakin efektif dalam membangun keluarga berkualitas, menekan angka stunting, serta mewujudkan generasi yang sehat dan berdaya saing. (L02)


