WAAI, LaskarMaluku.com – Masih dalam semangat Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026, pada hari Minggu 26 April 2026, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Maluku berkolaborasi bersama Tim Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Negeri Waai melaksanakan Sosialisasi Kesiapsiagaan bagi anak-anak Sekolah Minggu dan Tunas Pekabaran Injil (SMTPI) Sektor Fajar Jemaat GPM Waai.

Setelah Ibadah Sekolah minggu berakhir, Tim FPRB Provinsi Maluku memberikan sosialisasi kesiapsiagaan menghadapi Gempabumi dan Tsunami kepada anak-anak SMTPI dari jenjang batita s.d. remaja.

Dimulai dengan games dan sharing cerita kebencanaan, kegiatan sosialisasi tersebut juga disemarakan dengan sharing pengalaman menghadapi gempabumi dan tsunami di Jepang yang dibawakan oleh Prof. Taro Arikawa dari Chuo University yang datang bersama mahasiswanya didampingi Gusti Ayu Ketut Surtiari, M.Si (perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional/ BRIN).

Kehadiran Prof. Taro Arikawa dan tim di Ambon, merupakan bagian dari pelaksanaan Program Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREP), salah satu program pemerintah Jepang yang mempromosikan penelitian internasional antara Jepang dan Indonesia, yang pada saat ini berfokus di Bali dan Ambon.

Semua anak SMTPI yang hadir sangat antuasias dengan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan. Rangkaian acara diakhiri dengan Latihan Evakuasi Mandiri untuk ancaman gempabumi.

Turut hadir dalam kegiatan dimaksud, Yuspi I. Tuarita, S.IP., M.Si (Kabid. Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Maluku) yang mengikuti jalannya kegiatan sampai selesai. (L02)