Share

LASKAR – Sebanyak 600 orang guru PAUD, TK dan Pendidikan sejenis se-Kota Ambon mengikuti vaksinasi massal Covid-19, Selasa (09/03/2021) di Sporthall Karang Panjang. Kegiatan ini menandai dimulainya vaksinasi tahap II bagi pelayan publik Kota Ambon.

Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Syarif Hadler, yang didampingi Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Drg. Wendy Pelupessy, dan Kadis Pendidikan, Fahmi Salatalohy, ketika membuka kegiatan dimaksud mengatakan, kebijakan vakisinasi Covid-19 ini merupakan ikhtiar dari pemerintah untuk menekan angka penyebaran virus. Olehnya itu, diharapkan dukungan dari semua pelayan public.

“Kita mulai vaksinasi terhadap guru PAUD, TK dan pendidikan sejenis, dan ini akan kita lanjutkan kepada guru dan tenaga pendidik hingga tingkat SMA yang ada di Kota Ambon. Saya berharap, vaksinasi yang dilakukan berlangsung secara baik dan aman,”ujarnya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Pelayanan, 2 Jam Tiap Jumat Walikota Dengar Aspirasi Masyarakat

Ditambahkan, meski saat ini Ambon masih berada pada zona oranye (resiko sedang) penyebaran Covid-19 namun pemerintah dan masyarakat tidak boleh lengah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan terus berupaya secara maksimal memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan, dengan selalu memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak. Sementara itu kebijakan 3T, testing, tracking dan treatment juga terus dilaksanakan oleh pemerintah.

Wawali optimis dengan ikthiar dan upaya yang dilakukan, status Ambon akan naik dari zona oranye ke zona kuning, bahkan ke zona hijau (resiko rendah) penyebaran Covid-19. Untuk itu perlu partisipasi dan dukungan dari semua masyarakat.

“Dengan adanya vaksinasi ini, tidak berarti kita lengah. Upaya menjaga diri dan kekebalan tubuh menjadi seusatu yang harus kita lakukan, yang paling penting kita disiplin dan mematuhi protokol kesehatan,” kata Wawali.

BACA JUGA:  Rotan Simbol Kedisiplinan dan Edukasi Protokol Kesehatan di Kota Ambon

“Hendaklah kita jadi dokter bagi diri kita sendiri, karena itu yang paling mampu cegah penyebaran virus, jangan harap orang lain. Kalau ini dilakukan seluruh masyarakat, saya yakin kita akan berpindah ke zona kuning atau hijau artinya kita bebas dari ancaman virus,” imbuhnya.

Vaksinasi Covid-19 untuk para pelayan publik, yakni para guru dan tenaga kependidikan di Kota Ambon direncanakan akan berlangsung hingga 20 Maret kedepan dan kemudian akan dilanjutkan dengan vaksinasi massal bagi ASN bidang pekerjaannya bersentuhan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan Vaksinasi massal ini akan terus dipusatkan di Sporthall Karang Panjang. (L02/MCAMBON)