Share

AMBON, LaskarMaluku.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sementara berada dalam siklus perencanaan pembangunan daerah tahunan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Ambon, tahun 2025.

Adapun forum perangkat daerah Dinas Perikanan ini dilakukan dengan para pemangku kepentingan agar rancangan awal rencana kerja atau Renja tahun 2025, sehingga dinas dapat dibahas bersama-sama memperoleh saran dan masukan untuk menyempurnakan rancangan Renja.

Peryataan tersebut disampakan langsung oleh Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena dalam sambutan yang di bacakan Asisten III Roby Sapulette , saat kegiatamForum Perangkat Daerah/ lintas perangkat Daerah Dinas Perikanan Kota Ambon Tahun 2024 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Dinas Perikanan Kota Ambon tahun 2025, di Marina Hotel, Rabu (28/2/2024).

BACA JUGA:  Kota Ambon Juara Umum Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Tahun 2022

“Berkaca dari RKPD Kota Ambon tahun 2025, Pembangunan Daerah Kota Ambon tahun 2025 diadakan dalam rancangan tema peningkatan perekonomian daerah melalui investasi dan pelaku ekonomi kreatif dengan didukung oleh pemerintahan yang smart menuju Ambon yang manis demokratis dan mandiri,” kata Bodewin.

Pada forum ini kata Bodewin, kita juga akan mengintegritaskan kebijakan pemerintah provinsi melalui Dinas Perikanan dan Kelautan provinsi Maluku terkait kebijakan dan program urusan perikanan dan kelautan provinsi Maluku tahun 2025 di Kota Ambon, termasuk kebijakan-kebijakan nasional yang dilakukan di Provinsi Maluku untuk mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Ambon.

Kiranya segala kesepakatan yang diambil dalam forum ini akan menjadi salah satu acuan untuk menyempurnakan Renja Dinas Perikanan Kota Ambon tahun 2025.

BACA JUGA:  7 Maret 2022 Pilkades Serentak di Kota Ambon

“Mari terus berkarya dan berkinerja dengan baik memberikan yang terbaik bagi kota Ambon melalui perencanaan pembangunan yang berkualitas khususnya untuk kesejahteraan masyarakat melalui urusan perikanan,” ajak Wattimena.

Sementara itu, Kadis Perikanan, Kota Ambon, Feberien Maail mengatakan, hal ini sebenarnya bagian dari siklus perencanaan tahunan dinas dalam menyusun rencana spesifik urusan perikanan. Untuk itu dinas akan mengambil masukan dari semua stakeholder dikarenakan bukan kita cuma dinas saja yang bekerja tetapi stakeholder juga harus bekerja.

Kata Eby, forum untuk semua stakeholder perikanan kelautan hadir dan kita membahas kebutuhan, kebijakan kita membahas harapan rakyat untuk dilakukan lewat Dinas Perikanan untuk tahun 2025 itu dia punya Substansi

BACA JUGA:  Diduga, Proyek Rp 1,7 Miliar Milik Dishub Kota Dikerjakan Asal-asalan

“Jadi pesertanya ini bukan hanya dari dinas atau pemerintah daerah tapi lebih dari stakeholder pelaku usaha di bidang tangkap, makanya di sini Bapak Ibu lihat ada pemilik kapal pelaku nelayan tangkap,” ujar Eby.

Adapun pelaku pembudidaya ikan ada pengolahan hasil perikanan dan ada pemasar Perikanan. Mereka-mereka inilah yang sebenarnya adalah stakeholder kita yang betul-betul menentukan arah dinamika perikanan di Kota Ambon itu yang kita lakukan saat ini.

“Manfaatnya apa supaya semua pelaku usaha dan pemerintah daerah lewat dinas bisa berkolaborasi bisa bersinergi Dengan begitu kita bisa tahu apa sih kebutuhan yang harus kita pemerintah daerah lewat tengah dinas ini lakukan bagi di rakyat masyarakat kota Ambon,” tandasnya. (L06)